Senin, 14 Juni 2021 09:15

Jika Sayang Keluarga Jangan Mudik! Pesan Gubernur Khofifah pada Warga Jatim di Kepri

Sabtu, 01 Mei 2021 10:20 WIB
Editor: mma
Jika Sayang Keluarga Jangan Mudik! Pesan Gubernur Khofifah pada Warga Jatim di Kepri
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat sambutan dalam forum silaturahmi dengan warga masyarakat Jatim yang merantau dan tinggal di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Jumat (30/4/2021) malam. foto: ist/ bangsaonline.com

BATAM, BANGSAONLINE.com - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menggelar forum silaturahmi dengan warga masyarakat Jatim yang merantau dan tinggal di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Jumat (30/4/2021) malam. Silaturahmi dalam rangka Gathering Penguatan Pasar Antar Daerah tersebut diadakan di Pena Hall, Teluk Tering, Batam Kota, Kepri, dengan mengundang hampir seluruh elemen perwakilan warga perantau asal Jatim di Kepri.

Secara khusus, Gubernur Khofifah mengingatkan dan mengimbau masyarakat perantau Jatim untuk tak mudik di lebaran tahun ini. Pasalnya meniadakan mudik menjadi kebijakan pemerintah di tengah pandemi Covid-19. Untuk itu, ia mengajak warga Jatim di Kepri juga sabar dan legowo dengan tak mudik atau pulang kampung tahun ini.

“Biasanya kalau mudik yang ditemui adalah para orang tua, atau keluarga yang dituakan dalam keluarga. Padahal para orang tua, pinisepuh, punya kerentanan atau risiko yang lebih tinggi jika sampai terpapar Covid-19. Risikonya para orang tua meninggal dunia jika terpapar Covid-19 itu bisa mencapai 48 persen. Untuk itu, jika anda semua sayang dengan keluarga sepuh kita di kampung, cara menunjukkannya di masa pandemi adalah dengan tidak mudik. Saling mendo'akan semoga lebih baik,” tegas Khofifah.

BACA JUGA : 

Di AMSI Jatim, Khofifah: Dengan Digitalisasi, Investasi Jatim Tumbuh 33,8%

Di Jatim ada 22.834 Koperasi Aktif dan 9,78 Juta UMKM, Khofifah Minta Diberi Akses dan Dipercepat

​Bangun Rumah Janda Mojokerto yang Terbakar, Kiai Asep: Kita Harus Malu pada Ibu Gubernur Khofifah

Di Depan 200 Ulama, Kiai Asep Buka Rahasia Sukses Bisnis di Pesantren

Tidak hanya itu, Gubernur Khofifah juga mengapresiasi keruguyub-rukunan warga Jatim di Kepri. Bahkan mereka kompak menyambut kedatangan Khofifah dengan jajaran panjang karangan bunga ucapan selamat datang untuk Gubernur Khofifah.

Dari sisi seni, budaya, hingga ekonomi dan sifat persaudaraan (seduluran) di antara mereka dikatakan Khofifah saling berkaitan erat. Meskipun tinggal di Batam, tetapi hatinya tetap ada di Jatim.

“Kalau suasananya guyub seperti ini bisa membangun komunikasi yang baik. Tentu kita berharap akan bersambungan dengan pangsa pasar yang bisa mengakses pasar sini dengan membangun koneksitas potensi yang ada di Jatim,” jelas Khofifah.

Untuk semakin menyambungkan silaturahmi dengan program yang dimiliki Pemprov Jatim, maka gubernur perempuan pertama di Jatim itu berharap Festival Budaya Jatim bisa diselenggarakan di Jatim.

"Festival ini bersinergi dengan program yang leading sector-nya yaitu Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Jatim. Jika ini kita laksanakan hari Sabtu atau Minggu yang biasanya banyak wisatawan Singapura dan Malaysia ke Batam, maka akan menjadi promosi wisata bagi Jawa Timur. Tentu menunggu berhentinya penyebaran Covid-19," kata Khofifah.

“Festival budaya Paguyuban Jatim di Batam sangat dimungkinkan bersambung program dengan promosi wisata dan festival budaya Disbudpar Jatim yang pelaksanaannya di Batam. Persambungan programnya semakin nyekrup dengan upaya promosi pariwisata Jatim,” tegas Khofifah.

Menurut Khofifah, jika Festival Budaya Jatim diadakan di Batam, maka akan membawa multiplier effect bagi masyarakat Jatim termasuk ekonomi dan wisata. Ketika Pandemi Covid-19 ini sudah tidak ada, maka diharapkan wisatawan dari Singapura dan Malaysia bisa menikmati Festival Budaya Jatim, kemudian bisa tertarik mengunjungi wisata bahkan investasi di Jatim.

Sementara itu, Ketua Forkom Paguyuban Jatim di Kota Batam Ikhwan Nasai menjelaskan, Forkom Paguyuban Jatim ini sebagai wadah bagi masyarakat Jatim untuk berdiskusi menyampaikan ide dan gagasan. Gagasan tersebut dari berbagai sektor baik ekonomi, budaya, organisasi, dan sebagainya

Dijelaskan, dari seluruh paguyuban yang ada di Kota Batam, yang memiliki seni budaya yang terbanyak adalah dari Provinsi Jatim. Masyarakat Jatim yang ada di Batam terdapat 34 kesenian.

Dalam kegiatan tersebut, turut hadir Asisten I Sekda Kota Batam, Kepala Kantor OJK Regional IV Jatim, Dirut Bank Jatim, Dirut Bank UMKM Jatim, Kadisbupar Prov. Jatim, Kadisperindag Prov. Jatim, Ketua dan Anggota Forum Komunikasi Sedulur Jawa Timur (Forkom Sejatim) Kota Batam, serta beberapa anggota Paguyuban. 

Khilafah Proyek Politik Inggris? Ini Alasan Hizbut Tahrir Bolehkan Cium Cewek Bukan Muhrim
Minggu, 13 Juni 2021 14:58 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Prof. Dr. K.H. Imam Ghazali Said, M.A. mengungkapkan bahwa upaya menghidupkan sistem pemerintahan khilafah adalah fatamorgana. Tapi Hizbut Tahrir ngotot mau mendirikan khilafah. “Khilafah yang sudah ambruk mau...
Jumat, 04 Juni 2021 10:27 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Bukit Kehi, destinasi wisata yang satu ini berada di Kota Pamekasan. Bukit Kehi menawarkan pemandangan daerah pegunungan yang hijau mempesona. Pengunjung bahkan bisa berenang di sejuknya hawa pegunungan di pulau gar...
Senin, 14 Juni 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Membentak dan memarahi ternyata tak selalu jelek. Kadang justru bisa mengubah sejarah. Atau mencipta sejarah.Inilah yang terjadi antara Chairul Saleh dan Mochtar Kusumaatmadja. Saat perjuangan kemerdekaan RI. Ta...
Minggu, 16 Mei 2021 06:58 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*65. fawajadaa ‘abdan min ‘ibaadinaa aataynaahu rahmatan min ‘indinaa wa’allamnaahu min ladunnaa ‘ilmaanLalu mereka berdua bertemu dengan seorang hamba di antara hamba-hamba Kami, yang telah Kami berika...
Sabtu, 12 Juni 2021 09:55 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...