Minggu, 09 Mei 2021 09:33

Cabuli Calon Bintangnya, YouTubers Asal Ngadiluwih Kediri Diringkus Polisi

Selasa, 04 Mei 2021 21:52 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Muji Harjita
Cabuli Calon Bintangnya, YouTubers Asal Ngadiluwih Kediri Diringkus Polisi
Pelaku pencabulan Maulana Iskak bersama petugas Polsek Ngadiluwih. foto: ist.

KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Maulana Iskak (29), warga asal Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri harus menghabiskan hari-harinya di balik terali besi Polsek Ngadiluwih, Polres Kediri.

Pria yang kondang sebagai YouTubers ini diringkus polisi di rumahnya karena diduga telah melakukan tindak asusila terhadap sebut saja Bunga (33), warga Kecamatan Ngadiluwih Kabupaten Kediri juga.

Kapolsek Ngadiluwih AKP Iwan Setyo Budi kepada wartawan menjelaskan bahwa awal mula peristiwa itu terjadi ketika korban ditawari oleh Amir, temannya, untuk membuat konten YouTube di rumah pelaku di Desa Rembang, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri.

"Korban ini bersedia mengikuti ajakan temannya itu. Kemudian korban oleh saksi (Amir) dikenalkan kepada pelaku (Maulana Iskak). Pelaku seorang YouTubers yang bisa menghipnotis. Korban ini oleh pelaku akan dijadikan model konten di YouTube pelaku," kata AKP Iwan, Selasa (4/5).

BACA JUGA : 

Hamili Pacar, Pemuda Kediri ini Tak Tanggung Jawab, Akhirnya Dikeroyok hingga Masuk Rumah Sakit

Jadi Korban Pelecehan Seksual Oknum Perawat RS di Surabaya, Pesilat Pagar Nusa Lapor Polisi

​Tega Cabuli Anak Tiri 10 Kali Hingga Hamil, Warga Kota Kediri Diringkus Polisi

Rumah Aman Rodhiyah Kota Kediri, Tempat Para Relawan Bantu Anak Korban Kekerasan Seksual dan KDRT

Pelaku yang juga bekerja sebagai tukang servis AC ini lalu melakukan aksinya. Ketiga orang ini kemudian sepakat untuk membuat konten YouTube di rumah pelaku.

Saat berada di rumah, pelaku melakukan hipnotis kepada korban hingga tak sadarkan diri. Saat korban tak sadarkan diri, pelaku meminta saksi (Amir) untuk membelikan teh hangat. Tujuannya agar korban bisa disadarkan.

"Pada saat akan melakukan aksinya, pelaku menyuruh saksi keluar untuk membeli teh hangat. Pada saat saksi pergi, pelaku mulai melancarkan aksinya. Mulai dari membuka celana dan melakukan aksi tak senonoh ke korban. Namun pada saat itu korban datang bulan," terang Iwan.

Mengetahui korban datang bulan, lanjut Iwan, pelaku enggan menyetubuhi korban. Di waktu bersamaan saksi datang. Lantaran hasratnya memuncak, pelaku kembali menyuruh saksi untuk membeli es degan. "Saat saksi keluar lagi, pelaku mencabuli korban," imbuhnya.

Kasus tersebut terungkap setelah korban sadar dan menceritakan ke saksi kalau dirinya dilecehkan oleh tersangka. "Jadi, meskipun sedang dihipnotis, korban ini sebenarnya sadar dan tahu kalau ia habis dicabuli oleh tersangka," ungkap Iwan.

Korban ditemani saksi akhirnya melaporkan kejadian itu ke Polsek Ngadiluwih. Tak butuh waktu lama, setelah mendapat laporan dan melakukan proses pemeriksaan, pelaku langsung diamankan.

"Kepada petugas pelaku mengakui seluruh perbuatannya kepada korban. Saat ini pelaku sedang menjalani proses pemeriksaan," pungkas Iwan yang juga mantan Kasubbag Humas Polres Kediri itu. (uji/ian)

Bernuansa Menara Kudus, Mushola An-Nabaat Diresmikan Wabup Nganjuk
Minggu, 09 Mei 2021 00:50 WIB
NGANJUK, BANGSAONLINE.com - Cita Indonesia Group, perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan, pertanian, dan peternakan, meresmikan Mushola An-Nabaat yang berlokasi di Desa Batembat Kecamatan Pace, Kabupaten Nganjuk. Peresmian mushola ini dil...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Sabtu, 08 Mei 2021 09:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Genre baru persuratkabaran dimulai dari Singapura. Koran terkemuka di negeri singa itu mengubah diri menjadi not for profit. Perubahan drastis ini dilakukan setelah mengalami kemerosotan yang terus terjadi.Tapi apa beda...
Rabu, 28 April 2021 14:16 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*61. falammaa balaghaa majma’a baynihimaa nasiyaa huutahumaa faittakhadza sabiilahu fii albahri sarabaanMaka ketika mereka sampai ke pertemuan dua laut itu, mereka lupa ikannya, lalu (ikan) itu melompat mengamb...
Sabtu, 08 Mei 2021 11:38 WIB
Selama Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) d...