Rabu, 16 Juni 2021 15:45

Keluarga Sehat di Trenggalek Bakal Dapat Insentif 200 Ribu Tiap Bulan, Mau? Simak Syaratnya

Senin, 10 Mei 2021 23:14 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Herman Subagyo
Keluarga Sehat di Trenggalek Bakal Dapat Insentif 200 Ribu Tiap Bulan, Mau? Simak Syaratnya
Bupati Trenggalek Moch. Nur Arifin saat menyerahkan secara simbolis dana insentif keluarga sehat pra-sejahtera di Kecamatan Munjungan. foto: HERMAN/ BANGSAONLINE

TRENGGALEK, BANGSAONLINE.com - Bupati Trenggalek Moch. Nur Arifin mengeluarkan program terbaru di bidang kesehatan masyarakat. Program ini berupa pemberian insentif sebesar Rp 200 ribu bagi keluarga sehat pra-sejahtera. 

Program ini bisa jadi merupakan yang pertama kali ada di negara Indonesia.

Bupati Arifin menjelaskan cara untuk mendapatkan insentif sebesar Rp 200 ribu tersebut. Syaratnya, keluarga tersebut harus memenuhi 12 indikator pendataan keluarga sehat. Ia menekankan bahwa program insentif ini hanya diperuntukkan bagi keluarga pra-sejahtera.

"Bila 12 indikator terpenuhi, maka setiap bulan keluarga pra sejahtera itu mendapat dana insentif 200 ribu. Tetapi bila salah satu dari 12 indikator tidak terpenuhi, otomatis tidak mendapat dana insentif," kata Bupati Arifin dalam sambutannya di acara penyerahan secara simbolis dana insentif bagi keluarga sehat pra-sejahtera di Kantor Kecamatan Munjungan, Senin (10/5).

BACA JUGA : 

Teken MoU, Pemkab dan Kejari Trenggalek Jalin Kerja Sama di Bidang Hukum Perdata dan TUN

Sukseskan Program Jatim Bebas Pasung, Pemkab Trenggalek Bebaskan 12 ODGJ dari Pasungan

MoU dengan 7 Perusahaan, FBKK Wilayah Kerja 3 Jamin Siswa Lulusan SMK Bisa Langsung Kerja

Jemput Bola, Kejari Trenggalek Launching Pelayanan Terpadu Keliling

Arifin menyampaikan, program dana insentif bagi keluarga sehat pra-sejahtera ini akan terus dijalankan selama dirinya memegang tampuk pemerintahan di Kabupaten Trenggalek.

Bupati milenial ini menjelaskan tujuan dari program tersebut adalah untuk menekan angka kesakitan yang diakibatkan pola hidup kurang sehat.

"Karena mayoritas kesakitan dan angka kematian di Trenggalek disebabkan penyakit seperti hipertensi, diabetes, serta DBD yang semua sumber penyakitnya berasal dari pola hidup dan kebersihan lingkungan," jelasnya.

Adapun di Kecamatan Munjungan ada 60 keluarga pra-sejahtera yang telah memenuhi 12 indikator sehat dan berhak mendapat dana insentif.

Berikut 12 indikator yang menjadi syarat bagi keluarga pra-sejahtera untuk mendapatkan dana insentif, sebagaimana disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Trenggalek, Saeroni, melalui akun WhatsApp:

1. Keluarga mengikuti program Keluarga Berencana (KB)

2. Ibu melakukan persalinan di fasilitas kesehatan

3. Bayi mendapat imunisasi dasar lengkap

4. Bayi mendapat Air Susu Ibu (ASI) eksklusif

5.  Balita mendapatkan pemantauan pertumbuhan

6. Penderita tuberkulosis paru mendapatkan pengobatan sesuai standar

7. Penderita hipertensi melakukan pengobatan secara teratur

8. Penderita gangguan jiwa mendapatkan pengobatan dan tidak ditelantarkan

9. Anggota keluarga tidak ada yang merokok

10. Keluarga sudah menjadi anggota Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)

11. Keluarga mempunyai akses sarana air bersih

12. Keluarga mempunyai akses atau menggunakan jamban sehat. (man/rev)

Demam Euro 2021, Warga Desa di Pasuruan Ini Kibarkan Ratusan Bendera Ukuran Raksasa
Senin, 14 Juni 2021 23:58 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Euforia sepak bola Piala Eropa atau Euro tahun 2021 menggema di seluruh penjuru dunia, tak terkecuali di tanah air. Warga pesisir di Kabupaten Pasuruan misalnya, mereka ikut memeriahkan perhelatan Euro 2021 dengan mema...
Jumat, 04 Juni 2021 10:27 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Bukit Kehi, destinasi wisata yang satu ini berada di Kota Pamekasan. Bukit Kehi menawarkan pemandangan daerah pegunungan yang hijau mempesona. Pengunjung bahkan bisa berenang di sejuknya hawa pegunungan di pulau gar...
Rabu, 16 Juni 2021 08:42 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Laksamana Sukardi, mantan politikus PDIP, menulis buku. Baru terbit. Ia menceritakan perisitiwa pemecatan dirinya sebagai Menteri BUMN. Yang hanya menjabat 6 bulan. Ia dipecat Presiden Gus Dur. Karena ada lapora...
Minggu, 16 Mei 2021 06:58 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*65. fawajadaa ‘abdan min ‘ibaadinaa aataynaahu rahmatan min ‘indinaa wa’allamnaahu min ladunnaa ‘ilmaanLalu mereka berdua bertemu dengan seorang hamba di antara hamba-hamba Kami, yang telah Kami berika...
Sabtu, 12 Juni 2021 09:55 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...