Di Jatim, Vandroid S5J+ Ditarget 5 Ribu Unit

SURABAYA (bangsaonline) - Tahun ini, produsen ponsel lokal Semarang mengeluarkan varian baru Advan Vandroid S5J+ yang membidik kaum muda yang suka bepergian (traveler) dan memiliki mobilitas yang tinggi. Di Jatim, penjualan ponsel tipis ini ditarget 5 ribu unit per bulan.

Product Manager Advan, Yakobus mengatakan S5J+ ini merupakan kelanjutan dari seri S5J. "Respons S5J sangat bagus di pasaran. Dengan S5J+ ini kami semakin optimis dengan target penjualan secara nasional bisa mencapai 50.000 unit, dan di pasar Jatim bisa 5.000 unit," ujar Yakobus, kemarin. 

“Kenapa kami bidik traveler, karena mereka butuh smartphone yang mudah dibawa namun tetap memiliki performa hebat,” lanjut Yakobus.

Ia menjelaskan, ponsel ini hanya dijual sekitar Rp 1,35 juta. Kenapa bisa demikian murah dibandingkan merek lain yang memiliki fitur hampir sama?

“Ponsel ini kan diproduksi dalam negeri. Sehingga harga produksinya lebih murah. Kami juga tak mau mengambil untung tinggi. Kalaupun naik mungkin hanya sekitar Rp 50-100 ribu,” jawab Yakobus. 

Ditanya mengenai pasar Advan di Jatim, ia menyebut Jatim memberikan kontribusi terhadap nasional sebesar 18 persen. Sedangkan untuk penjualan di Surabaya kontribusinya 35 persen. 

“Target penjualan kami untuk nasional 80 ribu unit semua tipe/bulannya. Jumlah ini naik dibandingkan tahun lalu 50 ribu unit/bulan. Kami optimis target penjualan ini tercapai karena daya konsumen Indonesia masih tinggi,” pungkasnya.

Vandroid S5J+ memiliki tampilan true stylish, berdesain elegan dan ramping dengan slim design 7 mm, dilengkapi dengan narrow bezel di sekelilingnya sehingga menimbulkan kesan elegan.

Dilengkapi pula dengan dual slot SIM card berkoneksi internet 3,5G. Sudah difasilitasi kamera depan 2 mega pixel dan kamera belakang 8 mega pixel.

Untuk koneksi lainnya, Vandroid S5J+ juga sudah dilengkapi WiFi dan Bluetooth V4.0. Melalui browser bawaan yang dimilikinya, pengguna dapat membuka 16 tab sekaligus lengkap dengan offline reading.