Dikejar Suami Karena Bonceng Pria Lain, Perempuan di Sumenep Tabrak Pohon Asem

Dikejar Suami Karena Bonceng Pria Lain, Perempuan di Sumenep Tabrak Pohon Asem

SUMENEP (BangsaOnline) - Diduga memboncengkan selingkuhan alias Pria Idaman Lain (PIL), Sri Candra Sagita (39), warga Desa Kalianget Barat, Kecamatan Kalianget, menabrak pohon asem, setelah dikejar suami sendiri, Moh Samsuri (40), yang mengendarai mobil toyota Avanza nopol M 364 VE, Selasa (25/2) kemarin lusa.

Sri pun dilarikan ke rumah sakit dr Moh Anwar Sumenep, karena mengalami patah tulang paha kiri.

Berawal Sri, yang minggat dari rumah selama 6 bulan, memboncengkan Zulkarnain (40) warga Desa Plakpak, Kecamatan Pagantenan, Pamekasan, yang diduga selingkuhan atau PIL-nya Sri.

Sri menggeber Honda Vario Nopol M 6411 WF dengan kecepatan tinggi, dari arah Pamekasan menuju Sumenep. Ini dilakukan, karena dia kepergok suaminya, Samsuri, yang mengendarai mobil.

Tepat di Desa Pakandangan Barat, Kecamatan Bluto, Samsuri berhasil mengejar, dia pun menyerempet motor sang istri yang tega meninggalkan dua anak kandungnya ini. Tak ayal, motor Sri nabrak pohon asem di pinggir jalan.

Sri menderita patah tulang di paha kiri dan tangannya mengalami luka robek. Sementara Zulkarnain yang diduga sebagai pasangan selingkuhnya kabur setelah ratusan warga berdatangan untuk memberikan pertolongan, dan segera membawa ke rumah sakit. dr Moh Anwar Sumenep.

Usai menolong istrinya, Samsuri segera mengejar Zulkarnain. Namun sosok yang diduga selingkuhan Sri ini, kabur dengan menumpang MPU ke arah Pamekasan.

”Kejadian yang sebenarnya saya tidak tahu. Saya hanya distop warga saat melintas di lokasi kejadian. Pada saat itu warga meminta saya untuk membawa korban ke rumah sakit,” kata sopir odong-odong asal warga Desa Pakandangan Barat, Bluto, Sumenep Muhtadi (40).

Kasatlantas Polres Sumenep AKP Musa Bakhtiar membenarkan adanya kejadian ini. Berdasarkan hasil pemeriksaan, sebelum kecelakaan, Samsuri sudah sempat meminta istrinya menghentikan motor.

”Hanya saja, Sri tak menggubris dan terus menggeber motornya, hingga korban terjatuh di Desa Pakandangan Barat, Bluto,” katanya.

Saat ini pihak kepolisan mendalami dan meminta keterangan saksi yang melihat langsung kecelakaan ini.

”Kalau jatuhnya korban karena sengaja ditabrak, pasti ada sanksinya. Tapi kami masih belum tahu kejadian yang sebenarnya, sebab korban masih belum bisa dimintai keterangan, kondisinya masih shock,” terangnya

"Yang jelas, korban merupakan isterinya si pengendara. Saat ini kami masih mendalami soal lakanya saja,” tukasnya.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini:Dikejar Suami Karena Bonceng Pria Lain, Perempuan di Sumenep Tabrak Pohon Asem