Senin, 02 Agustus 2021 23:03

Kejati Gelar Vaksinasi Masal, Gubernur Khofifah: Terima Kasih Pak Kajati Jatim

Kamis, 22 Juli 2021 10:27 WIB
Editor: mma
Kejati Gelar Vaksinasi Masal, Gubernur Khofifah: Terima Kasih Pak Kajati Jatim
Kejaksaan Tinggi Jawa Timur dan jajaran Kejari secara maraton menggelar vaksinasi massal Covid-19 di Islamic Center Kota Surabaya serta berbagai kota lain di Jawa Timur. foto: ist

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengapresiasi peran aktif Kejaksaan Tinggi Jawa Timur dalam mempercepat terwujudnya herd immunity atau kekebalan kelompok di Jawa Timur dengan menggelar vaksinasi massal.

“Apa yang dilakukan Kejaksaan Tinggi Jatim ini selain mendukung upaya pemerintah untuk mengakselerasi vaksinasi nasional guna mencapai target, juga memudahkan masyarakat untuk memperoleh vaksin. Terima kasih Pak Kajati Jatim,” ungkap Khofifah di Gedung Negara Grahadi, Kamis (22/7).

Kejaksaan Tinggi Jawa Timur dan jajaran Kejari secara maraton menggelar vaksinasi massal Covid-19 di Islamic Center Kota Surabaya serta berbagai kota lain di Jawa Timur. Vaksinasi tersebut dilaksanakan dalam rangka Hari Bhakti Adhyaksa yang ke-61 dan HUT Ikatan Adhyaksa Dharmakarini ke-21.

BACA JUGA : 

Wagub Emil: Kita Harus Sangat Hati-hati Membuka Kegiatan Ekonomi, Jangan Sampai Melonjak Lagi

Bupati Madiun Dampingi Gubernur Khofifah Serahkan Bantuan ke Pekerja Seni

Di Unej Jember, Khofifah: Pekan Depan Pemprov Jatim Fasilitasi Vaksinasi untuk Difabel

​Tinjau Percepatan Vaksinasi di Jember, Ini Harapan Gubernur Khofifah

Khofifah mengatakan, kegiatan yang diselenggarakan Kejati Jatim ini sangat membantu Provinsi Jatim dalam upaya percepatan vaksinasi. Terlebih, angka kasus harian Covid-19 di Jatim pun masih belum melandai.

Khofifah menyebut pandemi global Covid-19 telah menyebabkan rangkaian disrupsi dalam tatanan kehidupan. Berbagai upaya preventif ditempuh pemerintah, salah satunya adalah pelaksanaan vaksinasi. Tujuan yang ingin dicapai dengan pemberian vaksin adalah menurunnya angka kesakitan dan angka kematian akibat virus ini sehingga Indonesia bisa segera keluar dari pandemi Covid-19.

Meskipun tidak 100% bisa melindungi seseorang dari infeksi virus Corona, namun Khofifah menegaskan bahwa vaksinasi yang dilakukan itu dapat memperkecil kemungkinan terjadinya gejala yang berat dan komplikasi akibat Covid-19.

“Itu sebabnya jika masyarakat memiliki kesempatan untuk vaksin Covid-19, ada baiknya tidak menunda dan segera dilakukan. Jangan pedulikan hoax mengenai vaksin yang sengaja disebar oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab,” ujarnya.

Khofifah juga mengingatkan agar masyarakat yang sudah divaksin tidak euforia berlebihan sehingga abai dengan protokol kesehatan. Masyarakat, kata dia, tetap terus disiplin menjalankan protokol kesehatan 5M yaitu mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, memakai masker, mengurangi mobilitas, dan menjauhi kerumunan.

“Menerapkan 5M harus atas dasar ingin melindungi diri sendiri, keluarga, dan orang lain dari paparan Covid-19, bukan sekedar karena takut didenda, ikut-ikutan, atau alasan lainnya,” tegas Khofifah. (tim)

Respons Keluhan Ojol Karena Terdampak Pandemi, ASC Foundation Bagikan Paket Sembako dan Uang Bensin
Kamis, 29 Juli 2021 13:40 WIB
MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Muhammad Al Barra bersama Tim ASC Foundation-nya, telah menyalurkan paket sembako kepada para pedagang terdampak PPKM darurat di 12 kecamatan di Kabupaten Mojokerto. Aksi sosial ini terus dilakukan Gus Barra. Kali i...
Kamis, 15 Juli 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ini ide baru. Untuk menyiasati pandemi. Menggelar resepsi pernikahan di dalam bus. Wow.Lalu bagaimana dengan penghulunya? Silakan baca tulisan wartawan terkemuka Dahlan Iskan di  Disway, HARIAN BANGSA dan B...
Selasa, 27 Juli 2021 06:32 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Mayat korban covid yang perlu dibakar – sesuai keyakinan mereka – terus bertambah. Bahkan menumpuk. Sampai perusahaan jasa pembakaran mayat kewalahan. Celakanya, hukum kapitalis justru dipraktikkan dalam pe...
Senin, 02 Agustus 2021 11:32 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*66. Qaala lahu muusaa hal attabi’uka ‘alaa an tu’allimani mimmaa ‘ullimta rusydaanMusa berkata kepadanya, “Bolehkah aku mengikutimu agar engkau mengajarkan kepadaku (ilmu yang benar) yang telah diajark...
Sabtu, 17 Juli 2021 10:23 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...