
SURABAYA (bansgaonline)- Dyah Ayu Rahmawati Trya Marsetyo, pelajar, sekitar pukul 05.30 Wib, berangkat sekolah menaiki sepeda pancal. Tas yang dicangklong berisi satu buah kamera merk Canon dan satu unit BB Davis warna biru dan uang Rp 4.000.
Ketika melintas di Jl H R Muhammad, tepatnya di depan restoran Ming Garden, dua penjambret yang mengendarai sepeda motor Suzuki Satria FU warna hitam dengan nopol L 6756 RA.
Anjar yang bertindak sebagai joki menyalip dari sebelah kanan. Sedangkan Arif yang berada di belakang mengambil tas korban, yang diletakkan di keranjang depan. Dan langsung melarikan diri ke arah Citraland.
"Kejadian perampasan tersebut, sempat membuat korban kaget. Karena
tiba-tiba dari arah belakang, ada yang mengambil tasnya," terang Kompol
Manang, Kapolsek Sawahan Surabaya.
Saat melintas di kawasan Citra Land,
melintas anggota dari Polsek Sawahan yag sedang melakukan patroli. Curiga
dengan apa yang dibawa kedua tersangka, petugas pun menghentikan laju
tersangka. Dan benar, pada saat dilakukan penggledahan dan ditanya didapat dari
mana tas perempuan warna cokelat, kedua tersangka tidak bisa menjawab.
Sehingga petugas pun mengamankan kedua tersangka. Tetapi pada saat hendak diamankan, tersangka pun mencoba melawan petugas. Dengan terpaksa petugas pun melumpuhkan tersangka dengan menembak lutut pada kedua tersangka. "Pada saat melintas, petugas curiga, kedua tersangka yang mengendarai sepeda motor Satria FU, kok membawa tas perempuan. Yang akhirnya petugas pun mengamankan kedua tersangka," ungkapnya.
Anjar yang berprofesi sebagai makelar rombengan, didepan petugas menerangkan, dirinya melakukan ini karena himpitan ekonomi. Penghasilannya sebagai makelar, tidak cukup untuk kehidupan sehari-harinya. "Saya terpaksa lakukan ini. Dan ini baru pertama kali,"ujarnya.



