Masuk Musim Panen, Harga Beras di Bondowoso Kembali Normal

BONDOWOSO (BangsaOnline) - Kepala Bidang Perdagangan Kabupaten Bondowoso Suhartono memastikan bulan maret harga beras akan kembali normal seperti biasanya. Mahalnya harga beras sekarang ini disebabkan oleh meningkatnya kebutuhan akan beras dari masyarakat. 

Sementara itu, panen dibeberapa daerah masih berlangsung sangat minim. Pada bulan ini diperkirakan mulai akan berlangsung panen raya, sehingga persediaan gabah dan beras akan mulai melimpah dipasaran. 

“Saya sudah mendatangi sejumlah perusahaan penggilingan padi di Bondowoso dan memang diketahui bahwa persediaan mereka sangat minim. Di Bondowoso memang sudah mulai berlangsung panen, namun jumlahnya masih sangat sedikit. Pada pertengahan bulan maret ini diperkirakan akan mulai berlangsung panen raya, sehingga harga beras kami pastikan akan kembali normal,” ujar Suhartono (10/03). 

Beberapa faktor lainnya yang menjadikan harga beras cukup mahal diantaranya, seringnya turun hujan disiang hari, sehingga proses penjemuran gabah menjadi lebih lama. Jika biasanya hanya butuh dua hari, sekarang ini bahkan bisa mencapai empat hari. Karenanya terjadi peningkatan biaya produksi.

Berbagai upaya juga akan segera dilakukan, diantaranya keluarnya surat dari Gubernur Jawa Timur yang meminta segera dilakukannya operasi pasar dengan penjualan beras murah yakni Rp. 7.300 perkilogram.

Sebagaimana diketahui lebih dari sepekan terakhir harga beras beranjak naik bahkan sampai 13 persen. Harga ini adalah harga rata-rata dipasar Induk bondowoso. Saat ini harga beras kwalitas super jenis IR 64 berada pada kisaran 10,500 rupiah/kg dan IR 66 9 ribu rupiah/kg.

Hartono memastikan stok beras di Bondowoso aman. Hal ini berdasar pada capaian produksi beras sepanjang 2014 yang mampu melampaui target. Dari target 351 ribu ton tercapai 360 ribu ton lebih.


Masuk Musim Panen, Harga Beras di Bondowoso Kembali Normal