Kapolres Kediri AKBP Agung Setyo Nugroho saat menyematkan tanda kepada salah satu personel dari Dishub Kabupaten Kediri. Foto: Ist.
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Polres Kediri menerjunkan 382 personel gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, dan Banser dalam pengamanan perayaan natal dan tahun baru 2022. Operasi ini akan digelar selama 10 hari ke depan.
"Tepat hari ini, Kamis tanggal 23 Desember sampai tanggal 2 Januari ke depan, akan kita laksanakan operasi lilin serentak di seluruh Indonesia," kata Kapolres Kediri, AKBP Agung Setyo Nugroho, Kamis (23/12/2021).
BACA JUGA:
- Wali Kota Kediri Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat, Target Rampung 20 Juni
- Damkar Kabupaten Kediri Evakuasi Ular Piton 6 Meter di Gurah
- SIWO PWI Kediri Raya Gelar Turnamen Domino Pelajar Perdana, Orado Bidik Atlet Muda Berprestasi
- Gubernur Khofifah Salurkan Bansos Rp1,819 Miliar untuk Masyarakat Kota Kediri
Operasi lilin semeru tahun ini akan lebih mengedepankan upaya pemahaman dan pengetahuan dalam pencegahan tindak kejahatan, serta pencegahan bahaya virus Covid-19.
"Sesuai dari perintah pusat, kita mengedepankan upaya-upaya preemtif dan preventif dan kegiatan pelayanan secara humanis kepada masyarakat," ujar kapolres.
Pihaknya juga akan berkolaborasi dengan pihak terkait mengenai penjagaan di perbatasan masuk daerah Kediri, mengingat masa pandemi Covid-19 belum berakhir. "Untuk daerah perbatasan semua ada pos penjagaan dan pos pelayanan," tuturnya.
Pos tersebut nantinya akan berfungsi mengecek pengendara yang masuk dari luar daerah. "Kita cek yang dari luar, apakah sudah vaksin, apakah sudah lengkap surat-suratnya," bebernya.
Terkait pengalihan arus saat malam tahun baru 2022, masih situasional. "Yang pasti, tempat keramaian seperti taman hiburan, alun-alun, akan ditutup sementara," jelasnya.
Agung juga memastikan perayaan tahun baru ini tak ada pesta kembang api dan terompet di tempat umum, karena hal tersebut rawan menjadi salah satu media penularan Covid-19 lewat kerumunan.
"Untuk penindakan atau hukuman bagi pelanggar jika ada, masih akan kita rapatkan kembali nanti sama pemda, nanti informasi resminya ditunggu saja," pungkasnya. (uji/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




