Marak Sepeda Motor dengan Tangki Modifikasi Beli BBM Bersubsidi di SPBU Kota Probolinggo | BANGSAONLINE.com - Berita Terkini - Cepat, Lugas dan Akurat

Marak Sepeda Motor dengan Tangki Modifikasi Beli BBM Bersubsidi di SPBU Kota Probolinggo

Editor: Novandryo W S
Wartawan: Sugianto
Selasa, 06 Agustus 2024 12:25 WIB

Di SPBU Kota Probolinggo kerap kali ditemukan pengendara sepeda motor yang membeli BBM dengan tangki yang dimodifikasi lebih besar atau tak standar

PROBOLINGGO,BANGSAONLINE.com - Pembelian jenis pertalite di jalan Mastrip, Kota Probolinggo oleh sejumlah pengendara roda dua yang dimodifikasi di bagian tangki menuai sorotan.

Pasalnya, hampir setiap hari tak sedikit sepeda motor dengan tangki dimodifikasi lebih besar membeli itu. 

Sayangnya tak satupun aparat yang menindak mengingat pembelian BBM dengan cara tersebut. Tentu berpotensi menyalahi aturan yang berlaku.

Pantauan BANGSAONLINE di lapangan, Selasa (6/8/2024) sekitar pukul 10.00 WIB,  pembelian BBM menggunakan motor modifikasi ini masih marak.

Bahkan sampai terjadi antrean panjang. Berdasarkan informasi, kondisi ini sudah berlangsung sejak lama.

"Itu sudah lama Mas. Terkadang mereka membeli BBM dengan jam-jam tertentu," ujar seorang pengendara saat dimintai komentarnya.

Bagian Admintrasi Jalan Mastrip Kota Probolinggo, Yulita saat dikonfirmasi mengaku jika pihaknya sudah melarang konsumen melakukan pembelian BBM dengan menggunakan motor modifikasi.

"Kita sudah melarang pembelian BBM menggunakan motor modifikasi," dalihnya.

Hal senada juga dikatakan Kasib (Kepala Sib), Anton. Ia juga mengaku konsumen tidak dibolehkan melakukan pembelian BBM dengan menggunakan motor modifikasi.

Namun, temuan fakta di lapangan, pembelian BBM dengan menggunakan motor modifikasi tersebut masih terjadi. 

Bahkan saat wartawan melakukan konfirmasi, terdapat pemandangan di tersebut melayani pembelian BBM menggunakan motor modifikasi.

Kanit Tipeter , Aiptu Dodik Asiyanto tak mau berkomentar banyak soal fenomena ini.

"Langsung ke Pak Kasat saja, Mas," ungkapnya.

Sementara itu, Kasatreskrim , AKP Didik Riyanto hingga berita ini dimuat belum memberi jawaban. (ugi/van)

 

Berita Terkait

Bangsaonline Video