Salah satu rumah warga di Desa Sungonlegowo yang gentingnya porak poranda setelah diterjang puting beliung.
GRESIK, BANGSAONLINE.com - Hujan deras disertai angin puting beliung menerjang Kecamatan Bungah, Sabtu (9/12/2017) petang. Angin tersebut sedikitnya memporak-porandakan lima rumah warga di Desa Sungonlegowo Kecamatan Bungah.
Kelima rumah itu adalah milik Amanah (45), Suminah (39), Ali (47), Farikhin (48), dan Sukarning (50). Rumah mereka mengalami kerusakan di bagian atap dan genting. Selain itu, angin juga merusak atap dan genting gedung Sekolah MA Al Asyhar.
BACA JUGA:
- Dilanda Banjir Rob, Pemdes Banyutami Minta Dibangunkan Dam
- 66 Rumah Warga Ujungpangkah Rusak, Bupati Gresik Beri Bantuan Korban Terdampak Angin Kencang
- Pemprov Jatim Tuntaskan Perbaikan Fasum Terdampak Gempa Bumi di Pulau Bawean
- Korban Gempa Bumi di Pulau Bawean Gresik Keluhkan Bantuan, Apa yang Terjadi?
Tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut. Namun kerugian diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemkab Gresik Abu Hasan kepada BANGSAONLINE.com membenarkan kejadian tersebut. Menurut dia, angin kencang yang menerjang Desa Sungonlegowo berawal dari hujan deras.
"Hujan disertai petir dan angin kencang datang dari arah barat sekitar pukul 17.50 WIB kemudian menerjang rumah penduduk. Hembusan angin itu menerjang atap rumah warga Sungonlegowo," paparnya.
Pasca kejadian itu, Hasan menyatakan pihaknya langsung mendatangi rumah-rumah warga yang terkena musibah untuk melakukan pendataan.
"Para korban kami bantu terpal, selimut dan famili kit," pungkasnya. (hud/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




