JAKARTA(BangsaOnline)Pernyataan Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) bahwa Dewan Pimpinan Pusat Partai Amanat Nasional (DPP PAN) dan Partai Demokrat (PD) merapat ke kubunya dimentahkan oleh DPP PAN. Partai besutan Amien Rais itu menyatakan siap untuk menjadi partai oposisi lima tahun ke depan jika Mahkamah Konstitusi (MK) memenangkan pasangan capres-cawapres, Jokowi-Jusuf Kalla.
"PAN siap berkoalisi permanen dan beroposisi," kata Ketua DPP PAN Joncik Muhammad di Palembang, Rabu.
BACA JUGA:
- Roy Suryo dan Rismon Sianipar Tersangka Kasus Ijazah Jokowi, Polisi Ungkap Dua Klaster
- KPK Dianggap Tak Masuk Akal, Mahfud MD: Jika Mau Selidiki Dugaan Mark up Whoosh Tak Perlu Laporan
- DPD PSI Gresik Klaim Sejumlah Kader Partai Siap Bergabung
- Wow! Jokowi Targetkan PSI Raih 30 Kursi DPR, Butuh Dana Rp 2,5 Triliun
Menurut dia, untuk oposisi itu sudah diputuskan secara nasional di DPP PAN. Sementara mengenai pimpinan DPR RI ia mengatakan, ke depan pihaknya akan menggiring Partai Golkar untuk menjadi pimpinan DPR RI, karena perolehan suaranya besar pada pemilu lalu.
Mengenai siapa yang akan ditunjuk Partai Golkar, mereka tidak mengetahuinya.
"Siapa orang Golkar, kita tidak mau mencampuri, nanti Ketuanya dari Golkar, lalu Wakil Ketuanya ada Gerindra , PAN, PKS, PPP," katanya.
Ia mengatakan, kalau diluar Partai Demokrat ada 53,8 persen, kalau dengan Demokrat maka 63 persen.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




