Ia menuturkan bahwa konsep yang ditawarkan di tempat ini lebih kepada sarana pendidikan. Pihaknya siap menerima masyarakat, maupun mahasiswa, serta kalangan lain yang ingin memanfaatkan tanaman toga untuk meningkatkan kesehatan tubuh.
"Lewat cara ini kami mengedukasi masyarakat, terutama mewariskan ilmu kepada generasi milenial agar mengetahui ragam manfaat tanaman obat. Di sini ada 200-an jenis tanaman, seperti daun sembung, daun meniran, dan temulawak," tutur pemilik Taman Toga Wahyu Alam yang akrab disapa Wahyu ini.
Di tempat ini, ada berbagai menu minuman herbal dan makanan tradisional yang ditawarkan untuk pengunjung. Mulai dari jamu untuk mengurangi kadar kolesterol, mengobati penyakit jantung, hingga menambah stamina tubuh.
Pihaknya juga menyediakan berbagai menu makanan tradisional, meliputi aneka botok hingga sayur lodeh. Ia bersyukur karena pemerintah daerah setempat, khusus Kelurahan Banaran sangat mendukung upaya ini.










