Ketum PBNU Bukan Kader PMII, Kiai Marzuki: Jangan Menangis, Kiai Asep: Cukup Sekali

Putra pendiri NU, KH Abdul Chalim, yang Pengasuh Pondok Pesantren Amanatul Ummah Surabaya dan Pacet Mojokerto itu langsung mengucapkan salam mengakhiri pidatonya. Peserta pun riuh. Bertepuk tangan.

Pernyataan Kiai Asep itu terus menggema dan jadi perbincangan, meski acara pembukaan sudah usai. 

Kiai Asep memang beberapa kali mengatakan bahwa PMII didirikan untuk mencetak kader NU. Khususnya untuk memperjuangkan berkembangnya paham Ahlussunnah Wal Jamaah (Aswaja).


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini: