BPBD Sidoarjo Sebut Tiga Desa Langganan Banjir di Tanggulangin Sudah Bebas Genangan

"Kita sudah membuat rumah pompa sementara di Kisdam 2 Desa Banjarasri. Pompa tersebut disiagakan selama musim hujan, antispasi kalau curah hujan tinggi dan debit air naik, maka pompa akan kita fungsikan," jelas Rizal.

Pemkab Sidoarjo telah melakukan berbagai langkah penanggulangan banjir di tiga daerah yang kontur tanahnya cekung sehingga rawan banjir. Pemkab menggelontor dana BTT (belanja tidak terduga) sebesar Rp 7,5 miliar untuk penanganan banjir di ketiga desa tersebut.

Dana BTT yang digelontorkan dialokasikan dalam tiga tahap. Pertama sebesar Rp2,08 miliar dialokasikan pada saat tanggap darurat pertama tanggal 7-20 Desember 2021, kemudian tanggap darurat kedua dialokasikan sebesar Rp2,43 miliar pada 21 Desember 2021-3 Januari 2022. Dan pada tanggap darurat ketiga dialokasi sebesar Rp3 miliar pada tanggal 4-17 Januari 2022.

Untuk pengurukan rumah warga dilakukan oleh dinas perumahan dan permukiman cipta karya. Sedangkan pengurukan jalan, normalisasi kali, pembangunan dam, dan pembangunan plengsengan dikerjakan DPU BMSDA.


BPBD Sidoarjo Sebut Tiga Desa Langganan Banjir di Tanggulangin Sudah Bebas Genangan - Halaman 2