Zachrie Ahmad, Kepala Disbudparpora Kota Kediri saat menunjukkan relief yang menggambarkan cerita Panji. foto: ist.
KOTA KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Bagi masyarakat Kota Kediri sudah tidak asing dengan eksistensi cerita Panji dan Galuh. Sebagai identitas budaya asli Kediri, Panji-Galuh patut untuk dipahami oleh masyarakat Kota Kediri.
Beruntung, Museum Airlangga menyimpan salah satu bukti sejarah cerita Panji yang terawat apik di salah satu sisi museum kebanggaan Kota Kediri ini.
BACA JUGA:
- Dispendukcapil Kota Kediri Pastikan Fotokopi KTP-el Masih Diperbolehkan Asal Bijak Digunakan
- Wawali Kediri Beri Semangat Peserta Lomba Tartil dan Cerdas Cermat Al-Quran di Manisrenggo
- Kunjungi Kantor Baru Disparbud, Bupati Kediri Beri Masukan Operasional Museum
- Wali dan Wawali Kota Kediri Perkuat Sinergi dengan Pesantren Pascalebaran
Zachrie Ahmad, Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Kota Kediri membenarkan hal tersebut. Ia mengonfirmasi bahwa di Museum Airlangga yang terletak di Jalan Lingkar Maskumambang, Kelurahan Pojok, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri ini menyimpan salah satu bukti sejarah cerita Panji.
“Benar, di Museum Airlangga ada salah satu relief yang ditemukan di Kediri. Saat ini bukti sejarah tersebut terawat dengan baik dan dapat dilihat serta dipelajari oleh seluruh masyarakat yang berkunjung ke museum,” ucapnya, Senin (24/1).
Sementara saat dikonfirmasi mengenai sejak kapan relief tersebut berada di Museum Airlangga, Zachrie mengatakan sejak museum berdiri.
“Awalnya relief tersebut dan beberapa peninggalan sejarah lain tersimpan di Alun-Alun Kota Kediri. Kemudian, kami pindahkan ke museum yang ada di area Taman Tirtoyoso Kota Kediri. Seiring bertambahnya waktu, begitu juga dengan jumlah koleksinya, sehingga di tahun 1991 Museum Airlangga resmi berdiri dan semua koleksi kami pindahkan pula, termasuk relief panji tersebut,” terangnya.
Sebagai informasi, secara umum relief tersebut diyakini sebagai bagian dari sepenggal fragmen cerita Panji Semirang. Dalam relief tersebut tergambarkan ada 7 sosok tokoh. Diyakini sosok dengan hiasan kepala (tekes) adalah sosok Panji dengan pengawalnya yang sedang berhadapan dengan sosok Panji Semirang yang diyakini sebagai penjelmaan Dewi Sekartaji yang sedang mengembara kabur dari kerajaan. (uji/ian)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




