Kunjungi Bondowoso, Irwan Setiawan Lantik 104 Struktur Ranting PKS

Kunjungi Bondowoso, Irwan Setiawan Lantik 104 Struktur Ranting PKS Pelantikan Kepengurusan DPC dan DPRa PKS Bondowoso. foto: istimewa

BONDOWOSO, BANGSAONLINE.com - Sebanyak 150 orang datang mengikuti pelantikan 20 DPC dan 104 DPRa PKS di Kabupaten Bondowoso. Dewan Pengurus Cabang (DPC) adalah struktur PKS ada di level kecamatan dan Dewan Pengurus Ranting (DPRa) merupakan struktur di tingkat desa.

Di depan pengurus PKS seluruh Bondowoso yang dilantik itu, Ketua DPW PKS Jawa Timur Irwan Setiawan mengajak seluruh pengurus untuk sigap melayani dan membela rakyat.

Politikus yang akrab disapa Kang Irwan itu mengungkapkan, kegiatan tersebut dalam rangka untuk mewujudkan visi PKS sebagai partai Islam rahmatan lil alamin yang kokoh dan terdepan dalam melayani rakyat dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Ia kemudian menyebutkan bagaimana usaha PKS dalam membela rakyat dan NKRI. Ia menjelaskan bahwa PKS satu-satunya fraksi yang menolak disahkannya UU Cipta Kerja.

Mahkamah Konstitusi juga bahwa UU Cipta Kerja inskonstitusional bersyarat, karena secara formil UU Cipta Kerja dipaksakan, melanggar prinsip negara hukum dan menabrak nilai-nilai demokrasi.

"Sekali lagi, sikap PKS ini sejalan dan seirama dengan putusan Mahkamah Konstutusi. Ini membuktikan bahwa konsistensi perjuangan PKS di DPR RI bersama seluruh elemen masyarakat sipil telah berhasil memperoleh momentum kemenangan secara sah dan konstiitusional," kata Irwan dalam keterangan tertulisnya yang diterima BANGSAONLINE.com, Senin (31/1/2022).

Menurutnya, PKS memperjuangkan masyarakat dengan penghasilan di bawah Rp 8 juta agar tidak terkena pajak penghasilan. Irwan juga menyebut bahwa selama ini PKS terus mengusulkan agar pajak kendaraan ber-CC kecil dihapuskan.

"Yang saat ini lagi ramai diperbincangkan, PKS menolak pemindahan ibukota negara karena PKS melihat pemindahan ibukota negara bukanlah hal yang mendesak, di tengah kondisi masyarakat yang masih perlu bantuan pemerintah," tegas pria yang pernah menjadi anggota DPRD Provinsi Jawa Timur selama 2 periode ini.

Ia melanjutkan, PKS juga merupakan satu-satunya partai yang menolak penghapusan BBM dari jenis premium dan pertalite.

"PKS juga meminta agar Bulog memprioritaskan menyerap beras dari petani lokal dan terus menyerukan agar pemerintah terus menstabilkan harga sembako di masyarakat. Alhamdulillah, suara kita di dengar, pemerintah akhirnya mensubsidi harga minyak goreng," ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa PKS punya komitmen untuk menjalankan politik kebangsaan yang siap berkomunikasi, bersinergi, dan kolaborasi dengan seluruh elemen bangsa.

"Karenanya harus terus memperkuat komunikasi masyarakat baik di tingkat kecamatan maupun desa. Sikap PKS di pusat juga butuh dorongan dari kita yang ada di kecamatan dan desa agar PKS terus membela dan melayani rakyat," pesannya.

Untuk melakukan berbagai hal baik itu, Irwan meminta anggota PKS harus banyak agar lebih lantang dan terdengar saat melakukan berbagai pembelaan kepada masyarakat.

"Mudah-mudahan dengan dilantik, punya spirit agar berjuang menjadi pelayan dan pembela rakyat. Bukan tugas ringan, namun yakin Bondowoso akan berkontribusi memenangkan PKS di sini," tegasnya. (mdr/ian)