"Sampah memang masalah, namun banyaknya sampah menandakan perekonomian meningkat. Karena dengan banyaknya sampah otomatis banyak orang mengeluarkan uang. Artinya banyak terjadi transaksi jual beli," jelas Maidi.
Namun masalah sampah dan bisa menjadikan sebuah berkah, Maidi menjabarkan lebih terinci lagi. "Semua warga mulai rumah tangga, penarik gerobak sampah itu harus saling bersinergi. Begitu pula bank sampah yang ada. Dan sampai pembuangan akhir akan kita kelola menjadi gas metan, ada juga yang menjadi pupuk. Dan karena pasukan kita banyak, maka sampah di kota ini harus bersih," jabarnya.
Dan sebagai bentuk kepedulian serta penghargaan yang setinggi-tingginya, para penarik gerobak sampah sebanyak 317 orang tersebut telah diberikan juga asuransi kecelakaan kerja. Sehingga bila ada pekerja penarik sampah akan menerima santunan.











