Wujudkan Ketahanan Pangan, Gubernur Khofifah Panen Raya Padi Varietas Unggul di Malang

Adapun Padi Inbrida Varietas Inpari 32 tak kalah unggul. Jenis padi yang dikembangkan di lahan seluas 30 Ha itu rata-rata produksinya mencapai 11,9 ton/Ha. Padi Inbrida Inpari 32 mampu menghasilkan 32 anakan produktif per rumpun, dengan jumlah 190 butir per malai.

Menurut Gubernur Khofifah, panen raya padi kali ini merupakan bukti keseriusan Pemprov Jatim dalam mewujudkan ketahanan pangan yang kini menjadi isu dunia. Terutama bagi masyarakat Indonesia yang makanan pokoknya adalah dari beras.

"Ketersediaan beras menjadi bagian yang sangat penting yang harus disiapkan. Ketika ketahanan pangan menjadi issue dunia dan masyarakat Indonesia bahan pangan pokoknya adalah beras, maka ketersediaan serta ketercukupan menjadi hal yang sangat penting," ungkapnya.

Lanjut Khofifah, selama ini Pemprov Jatim telah melakukan berbagai upaya untuk mewujudkan swasembada pangan. Pada tahun 2020 lalu, Jatim menjadi provinsi dengan produksi padi tertinggi se-Indonesia mencapai 9.9 juta ton gabah kering giling (GKG).


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini: