Kiai Asep saat memimpin istigasah.
MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Amanatul Ummah Prof Dr KH Asep Saifuddin Chalim MA atau yang biasa disapa Kiai Asep, mengajak buka bersama (bukber) dan istigasah para tenaga pendidik yang terdiri dari dosen, guru, dan semua pegawai Amanatul Ummah, Rabu (13/4/2022).
Kiai Asep mengajak kepada keluarga besar tenaga pendidik dan pegawai Amanatul Ummah untuk terus mewujudkan visi dan misi Amanatul Ummah Pacet, Mojokerto dan Surabaya. Yaitu, kelulusan dari Amantul Ummah dapat mewujudkan manusia yang unggul, utuh, dan berakhlaqul karimah untuk kemuliaan dan kejayaan Islam dan kaum Muslimin.
BACA JUGA:
- Amirulhaj Tinjau Adahi, Kiai Asep Pastikan Penyembelihan Dam Jemaah Haji Sah Secara Syariah
- Jelang Armuzna, Ini Taushiah Penting Amirulhaj Prof Kiai Asep kepada Jemaah Haji dan Petugas Haji
- UAC Bakal Buka Program Nuklir, Program Hukum Keluarga Islam Jadi Ilmu Layak Jual, Jika...
- Kiai Asep Cukup Persiapan Dua Bulan, Jika PP Amanatul Ummah Ditunjuk Jadi Tuan Rumah Muktamar NU
Kemudian, untuk kemuliaan dan kejayaan seluruh bangsa Indonesia dan untuk keberhasilan cita-cita kemerdekaan, yaitu terwujudnya kesejahteraan dan tegaknya keadilan bagi seluruh bangsa Indonesia.
"Dengan istighosah ini, di samping mendoakan diri sendiri, agar doa kita dikabulkan Allah SWT, juga mendoakan bangsa dan negara serta para pemimpin bangsa, termasuk Ibu Gubernur Khofifah dan Wakil Gubernur Emil Dardak,"' jelas Kiai Asep.
Ia juga menyampaikan, kelulusan dari Amanatul Ummah harus dapat menjadi ulama besar yang akan bisa menerangi dunia dan Indonesia. Menjadi para pemimpin dunia dan pemimpin bangsanya yang akan mengupayakan terwujudnya kesejahteraan dan tegaknya keadilan.
"Menjadi konglomerat besar yang akan memberikan kontribusi maksimal bagi terwujudnya kesejahteraan bangsa Indonesia, serta menjadi para profesionalis yang berkualitas dan bertanggung jawab," harapnya.
"Saya tekankan pula kepada seluruh santri dan pelajar Amanatul Ummah supaya menghindari atau jangan dekat-dekat dengan rokok, agar kesehatan selalu terjaga. Sehingga, dapat mengikuti proses pembelajaran dengan baik," pungkas Kiai Asep. (ris/ari)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




