Giliran PWNU-PCNU se-Yogyakarta Sepakat Kiai Asep dan Kiai Ubaid Anggota Ahwa

YOGYAKARTA, BANGSAONLINE.com – Dukungan terhadap Prof Dr KH Asep Saifuddin Chalim sebagai anggota Ahlul Halli wal Aqdi (Ahwa) dalam Muktamar ke-35 NU terus mengalir. Kali ini dukungan itu datang dari Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Yogyakarta dan para Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) se-Yogyakarta. 

Dukungan PWNU dan PCNU se-Yogyakarta itu disampaikan dalam acara silaturahim Prof Dr KH Asep Saifuddin Chalim, MA, dengan PWNU dan PCNU se-Yogyakarta di kediaman KH Mas’ud Masduki, Rais Syuriah PWNU Yogyakarta, di Pondok Pesantren Ar-Robithoh Krapyak Lor Sleman Yogyakarta, Senin (20/7/2026) siang.

Dalam acara silaturahim itu PWNU dan PCNU se-Yogyakarta sepakat mengusulkan KH Asep Saifuddin Chalim dan KH Ubaidillah Shodaqoh sebagai anggota Ahlul Halli Wal Aqdi (Ahwa) dalam Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) yang akan digelar pada 27 – 31 Agustus 2026 di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambak Beras Jombang Jawa Timur.

“Jadi kita sepakat untuk Ahwa, Kiai Asep dan Kiai Ubaid. Kiai Asep ini satu-satunya putra pendiri NU yang masih hidup,” ujar Kiai Mas’ud Masduki saat menutup acara silaturahim bersama PCNU se-Yogyakarta.

Kiai Ubaidillah Shodaqoh adalah Rais PWNU Jawa Tengah. Kiai Ubaid - panggilaran akrab Kiai Ubaidillah Shodaqoh - juga dikenal pengasuh Pondok Pesantren Al-Itqon Bugen, Kelurahan Telogosari Wetan, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang.

Sedangkan Kiai Asep dikenal sebagai pendiri dan pengasuh Pondok Pesantren Amanatul Ummah Surabaya dan Pacet Mojokerto yang juga ketua umum Pimpinan Pusat Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu).

Pantauan BANGSAONLINE di lokasi, PCNU se-Yogyakarta itu hadir lengkap. Yakni PCNU Sleman, Bantul, Gunugkidul, Kulon Progo, dan Kota Yogyakarta.

Dari PWNU Yogyakarta, selain tuan rumah, Kiai Mas’ud Masduki, juga hadir Wakil Ketua PWNU KH Chasan Abdullah.

Kesepakatan PWNU dan PCNU se-Yogyakarta ini menambah daftar panjang dukungan terhadap Kiai Asep sebagai anggota Ahwa dalam Muktamar ke-35 NU di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambak Beras Jombang.

Seperti diberitakan BANGSAONLINE, dukungan terhadap Asep makin masif. Pantauan BANGSAONLINE di berbagai provinsi, nama Kiai Asep tidak hanya dicantumkan sebagai calon anggota Ahwa oleh PWNU dan PCNU di daerah Jawa tapi juga di luar Jawa. Kini ratusan PCNU dan PWNU mengusulkan nama Kiai Asep Saifuddin Chalim sebagai calon anggota Ahwa bersama kiai-kiai kharismatik lainnya.

Tren ini merupakan perkembangan dari kesepakatan 27 PCNU dan PWNU Jawa Barat yang mengusulkan Kiai Asep Saifuddin Chalim sebagai anggota Ahwa dalam Muktamar ke-35 NU di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambak Beras Jombang pada 27 - 31 Agustus 2026 mendatang.

Yang menarik, tren ini tidak hanya merebak di daerah Jawa seperti Jawa Barat, Yogya, Jawa Tengah dan Jawa Timur tapi juga di luar Jawa. Dalam pertemuan bertajuk Silaturahim PWNU & PCNU se-Kalimantan Barat misalnya, nama Kiai Asep juga disebut sebagai calon anggota Ahwa bersama para kiai NU kharismatik lainnya.

Dalam acara itu seorang kiai membacakan daftar nama kiai yang akan dicatat sebagai calon anggota Ahwa dari PWNU dan PCNU se-Kalimantan Barat. Nama-nama kiai calon aggota Ahwa itu akan disetor ke panitia Muktamar ke-35 NU di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambak Beras Jombang.

Nama-nama yang disebut dalam acara Silaturahim PWNU & PCNU se-Kalimantan Barat itu adalah KH Kafabih Mahrus (Lirboyo), KH Nurul Huda Djazuli (Ploso), KH Mustofa Bisri (Gus Mus), KH Ma’ruf Amin, KH Said Aqil Siroj.

“Kamudian Kiai Asep, pengasuh Amanatul Ummah,” ujar kiai yang membacakan daftar nama calon anggota Ahwa tersebut.

Para peserta silaturahim PWNU dan PCNU se-Kalimantan Barat itu langsung setuju semua.

“O nggih,” ujar mereka kompak.

Kiai yang membacakan daftar nama calon Ahwa itu kemudian meneruskan dengan menyebut nama-nama kiai dari Sumatera dan kiai-kiai lainnya.

Rencananya Kiai Asep juga akan bersilaturahim dengan para Rais Syuriah Kalimantan Barat itu. "Ya insyaallah Pak Yai Asep akan silaturahim. Kita sedang membagi waktu karena minggu-minggu ini masih banyak jadwal di Jawa," ujar M. Mas'ud Adnan yang mendampingi Kiai Asep Saifuddin Chalim, Sabtu (18/7/2026).

Tidak hanya di Kalimantan Barat. Nama Kiai Asep juga masif di Kalimantan Tengah (Kalteng).

“Insyaallah PWNU dan PCNU se-Kalteng sama juga,” ujar Ketua PCNU Palangka Raya KH Muhammad Syahrun kepada BANGSAONLINE.

Ia bahkan menunjukkan surat rekomendasi PCNU Palangka Raya yang menempatkan nama Kiai Asep Saifuddin Chalim sebagai calon anggota Ahwa nomor 1. Surat rekomendasi PCNU itu ditandatangani Rais Syuriah, Katib Syuriah dan Ketua Tanfidziah serta Sekretaris Tanfidziah PCNU.

Nama Kiai Asep Saifuddin Chalim memang kian masif sebagai calon anggota Ahwa. Sebelumnya, 27 PCNU dan PWNU Jawa Barat menempatkan Kiai Asep sebagai calon anggota Ahwa bersama Kiai Said Aqil Siroj. Kemudian PCNU-PCNU dan PWNU Banten juga menempatkan Kiai Asep sebagai calon anggota Ahwa.

Rais Syuriah PCNU Lombok Tengah Tuan Guru Ma’arif Makmun juga menempatkan Kiai Asep sebagai calon anggota Ahwa.

“Ya, kami memang mendukung Pak Kiai Asep untuk anggota Ahwa. Bahkan kami mendukung Kiai Asep sebagai calon Rais ‘Aam Syuriah PBNU. Kami sedang menunggu kehadiran beliau di NTB,” ujar Tuan Guru Ma’arif yang juga pengasuh Pondok Pesantren Manhalul Ma'arif, Desa Darek, Kecamatan Praya Barat Daya, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) kepada BANGSAONLINE.

PWNU dan PCNU-PCNU di Aceh juga telah sepakat memasukkan nama Kiai Asep sebagai salah satu kiai calon Ahwa. Begitu juga PCNU-PCNU dan PWNU Sumatera Selatan dan Jambi serta PWNU provinsi lainnya.