Rahman mengaku bahwa pihaknya hingga saat ini belum sempat menghitung nominal kerugian akibat kerusakan tersebut.
Ia mengatakan, ada beberapa kerusakan yang diinventarisir, seperti pagar yang dirobohkan dan dirusak di bagian depan. Apalagi, ia mengakui minim anggaran untuk perbaikan.
BACA JUGA:Antrean BBM di Sumenep Kembali Mengular, Konsumen Rela Cari Informasi Sebelum Isi Bahan Bakar
"Ya, karena anggaran perbaikan kita sangat minim sekali, makanya kita akan melihat dulu anggarannya berapa. Kalau nanti memungkinkan maka kita akan mengajukan ke pemkab," jelasnya.
Namun, pihaknya akan memfokuskan untuk segera memperbaiki pagar yang rusak. Sebagai langkah awal, ia akan berkoordinasi dengan pimpinan DPRD Kabupaten Sumenep.










