SUMENEP,BANGSAONLINE.com - Penggunaan kendaraan bak terbuka atau pikap untuk mengangkut penumpang masih kerap dijumpai di sejumlah wilayah Kabupaten Sumenep.
Kebiasaan tersebut umumnya dilakukan masyarakat saat bersilaturahmi atau melakukan perjalanan bersama ke suatu tujuan tertentu.
BACA JUGA:
- Harga Garam di Gili Raja Sumenep Turun Saat Musim Produksi Mulai Ramai
- 1.356 CJH Sumenep Berangkat ke Tanah Suci, Wabup Ingatkan Cuaca Ekstrem di Makkah
- YBM PLN Salurkan Bantuan Ternak Kambing untuk Buruh Serabutan di Sumenep
- Sambut Musim Tanam Tembakau, Petani Sumenep Mulai Semai Bibit, Harga Capai Rp50 Ribu per Ikat
Masyarakat menilai penggunaan pikap lebih praktis karena mampu mengangkut banyak penumpang dalam satu perjalanan.
Selain itu, biaya yang dikeluarkan juga dinilai lebih terjangkau dibandingkan menggunakan beberapa kendaraan sekaligus.
Meski demikian, penggunaan kendaraan bak terbuka untuk mengangkut penumpang tidak sesuai dengan peruntukannya.
Kondisi tersebut juga dinilai berisiko terhadap keselamatan penumpang.
Penumpang yang berada di bagian belakang kendaraan tidak memiliki perlindungan yang memadai apabila terjadi pengereman mendadak, kecelakaan, maupun saat melintasi jalan dengan kondisi kurang baik.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




