Ketua Baznas Jatim KH Muhammad Roziqi menuturkan bahwa pemberian zakat produktif berupa modal usaha dan batuan bedah rumah itu betul-betul diperuntukkan bagi masyarakat dengan kategori miskin.
“Kalau bedah rumah sasarannya pada mereka memang tidak punya siapa-siapa, termasuk kategori miskin yang sangat miskin, rumahnya tidak layak,” ujar Kiai Roziqi di sela-sela acara.
BACA JUGA:Antrean BBM di Sumenep Kembali Mengular, Konsumen Rela Cari Informasi Sebelum Isi Bahan Bakar
Ia berharap bahwa bantuan bedah rumah dari Baznas Jatim itu bisa dikerjakan secara gotong royong oleh masyarakat. “Kita beri bantuan dari Baznas, dengan dana terbatas. Harapannya bisa dikerjakan dengan cara gotong royong,” harapnya.











