Sehari Ceramah di 4 Lokasi di Sumenep, Kiai Asep Ingatkan Ekstrem Kiri di UU Sisdiknas

“Sistem sorogan dan bandongan harus tetap ada,” kata Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) itu.

Sistem bandongan adalah mengkaji kitab kuning dengan cara kiai membaca dan mengartikan kitab, sedangkan para santri menyimak dan menulis arti yang disampaikan atau diulas para kiai.

Sedang sistem sorogan sebaliknya. Para santri satu persatu membaca dan mengartikan kitab yang dikaji, sementara sang kiai atau ustadz menyimak dan mengontrol bacaan santri.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini: