Terima Bantuan CSR untuk Pengembangan PAUD, Ketua TP PKK Kota Pasuruan Berharap SPS Lebih Kreatif

Fatma memaparkan, SPS di Kota Pasuruan sebanyak 42 dan hanya 2 SPS yang terakreditasi. Menurut dia, sejumlah SPS tersebut kurang fasilitas toilet, sarana prasarana yang rusak, atau tidak memadai dan kurang tertib administrasi.

“Saya heran kenapa hanya 2 SPS yang ikut akreditasi, lainnya tidak ada yang berani mengajukan, setelah tanyakan dan langsung mengunjungi sekolahannya, barulah saya tahu kalau masih banyak kekurangan. Misal ada sekolah PAUD yang bangunannya lumayan bagus tapi tidak ada toiletnya, atau ruangan PAUD yang bagus tapi tembok rusak, boncel sana-sini, lembab dan sebagainya," ungkapnya.

"Kemudian saya mencoba mencari dana bantuan untuk bisa merenovasi, alhamdulillah berhasil, dengan harapan supaya semua SPS ini berani mengajukan akreditasi disamping kualitas gurunya juga mulai di tingkatkan," paparnya menambahkan.

Untuk bisa terakreditasi, kata Fatma, sekolah PAUD tidak cukup dengan sarana dan prasarana yang memadai saja, tetapi para guru harus semakin bagus mutunya dan juga harus lebih kreatif, salah satunya mampu membuat sendiri APE dari bahan-bahan yang ada di sekitarnya.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini:Terima Bantuan CSR untuk Pengembangan PAUD, Ketua TP PKK Kota Pasuruan Berharap SPS Lebih Kreatif - Halaman 2