"Buku ini berisi kisah nyata para penulisnya, 23 orang, tentang perubahan rumah mereka, baik rumah masa lalu, masa yang sekarang maupun rumah impian," ujarnya.
Wina lalu bercerita sekilas terbentuknya Perlima, yakni lahir dari kelas menulis cerpen dimana dirinya sebagai kepala sekolah, yakni Akademi Menulis Padmedia.
"Lahirlah murid-murid, akhirnya kita rangkul jadi komunitas Perlima yang sudah berbadan hukum. Berdiri 30 Maret 2021. Sekarang anggotanya 99 penulis perempuan," ungkapnya seraya menyebut anggota Perlima menyebar di seluruh Indonesia dan beberapa di luar negeri.
Ia menambahkan, sebuah kebahagiaan bagi dirinya karena bisa mengumpulkan para perempuan dari berbagai usia dan profesi untuk bersama-sama menggiatkan literasi, dan berupaya mengajak perempuan berdaya dengan berlatih menulis dengan lebih baik.










