KPU Jatim Dorong Partisipasi Aktif Perempuan Magetan dalam Pemilu 2024

Selain jumlah pemilih yang tinggi, berdasarkan data yang dimiliki KPU Jatim menyebut tingkat partisipasi perempuan pada dua kali pemilu terakhir mengalami peningkatan. Termasuk di Pemilu 2019, yang mana partisipasi perempuan sebesar 84 persen selisih 4 persen dari laki-laki sebesar 80 persen.

Mengenai tingkat pendidikan, Gogot tidak sepakat adanya anggapan bahwa tingkat pendidikan perempuan lebih rendah dibanding laki-laki. Ia mengungkapkan, ada 76.804 perempuan sedang menempuh jenjang S1, sedangkan laki-laki sebanyak 61.861. 

"Artinya, tingkat pendidikan perempuan kompetitif dengan laki-laki,” kata Gogot.

Kendati demikian, kelebihan tersebut juga mempunyai berbagai kekurangan. Di antaranya pemilih perempuan mudah dimobilisasi, atau hambatan kultural yang yang mempengaruhi cara pandang terhadap persoalan politik, termasuk minimnya jumlah perempuan yang menduduki posisi strategis dalam pesta demokrasi.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini: