Menurut Indra, salah satu Guru SDN 1 Talun Kulon, aktivitas belajar mengajar terpaksa diliburkan karena ruang kelas dipenuhi lumpur.
"Siswa-siswi harus belajar di rumah, karena ruangan tidak memungkinkan digunakan untuk kegiatan belajar mengajar. Lokasi sekolah terendam banjir dan lantai penuh dengan lumpur," katanya.
Karena itu, pihak sekolah dibantu siswa-siswi membersihkan semua ruangan sekolah dari sisa-sisa material banjir.
"Sebanyak 6 ruangan kelas, semua terendam lumpur, ditambah satu ruangan kantor," paparnya.










