Anggota DPRD Jatim, Satib, saat menerima aduan dari masyarakat atas penipuan yang mengatasnamakan dirinya di media sosial.
JEMBER, BANGSAONLINE.com - Anggota DPRD Jatim, Satib, mengingatkan kepada masyarakat (terutama para konstituen) untuk tidak percaya atas modus penipuan berkedok amal dan lain sebagainya yang mengatasnamakan dirinya.
Hal ini terungkap usai beberapa orang mengaku telah melakukan transfer puluhan juta rupiah, kepada orang yang mengatasnamakan Satib beserta kolega di media sosial (Facebook) dengan nama Aba Satib.
BACA JUGA:
- Sosialisasi Pendidikan Moral Islamiyah, Anggota DPRD Jatim Aida: Pondasi Generasi Muda Berdaya Saing
- DPRD Jatim Terima LKPJ 2025, Gubernur Khofifah Tekankan Sinergi Eksekutif-Legislatif
- Pemprov dan DPRD Jatim Setujui 2 Raperda Strategis
- Mentan Nyatakan Jawa Timur Swasembada Pangan, DPRD Jatim Apresiasi Pemprov
Admin akun tersebut kemudian mengundang korban, yang notabene pernah terlibat dalam beberapa program yang diturunkan oleh Satib selama menjabat sebagai anggota DPRD Jatim. Sehingga, modus penipuan menjadi cukup meyakinkan bagi korban karena sempat mengelola program yang disalurkan anggota dewan itu.
"Saya mendapat pesan WhatsApp dari salah satu orang yang namanya Pak Soponyono, dari Tamansari-Wuluhan. Dia bilang: Mas Satib beres sudah, selesai transfer," cerita Satib saat ditemui di kediamannya, mengenai salah satu korban penipuan yang terlanjur transfer Rp65 juta kepada orang asing yang mengaku suruhannya di akun facebook palsu, Jumat (4/11/2022).
Soponyono, dalam kisah yang diceritakan Satib mengatakan bahwa urusan transfer sesuai arahan dari akun Facebook Aba Satib. Sontak, ia menyatakan akun media sosialnya telah dikloning oleh oknum penipu.
"Saya langsung jawab. Lho itu penipuan, pak. Saya baru dapat informasi kalo akun fb saya dikloning. Sampean hati-hati kalau transfer, banyak penipuan," tuturnya.
"Sampek cerita ke saya lewat WA itu katanya sudah transfer 65 juta. Terus pas saya sudah sampai di Jember, dapet informasi lagi, di sini (tetangga) ada yang kenak lagi, Pak Kodrat." imbuhnya.
Satib mengingatkan agar masyarakat berhati- hati dan selalu melakukan konfirmasi langsung kepadanya, di kontak pribadinya, sebelum terjebak penipuan.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




