Jenazah kakak beradik korban terseret arus saat berada di RSUD Smart Pamekasan.
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Dua bocah kakak beradik berinisial L (4) dan B (8) ditemukan meninggal dunia akibat tenggelam di Sungai Ghazali, Kelurahan Jungcangcang, Kabupaten Pamekasan. Keduanya diduga terpeleset saat bermain di pinggir sungai, Selasa (29/11/2022).
Korban L (4) ditemukan warga sudah mengambang di sungai. Sementara sang kakak, B (8), ditemukan oleh petugas gabungan TNI-Polri dan relawan saat melakukan pencarian.
BACA JUGA:
- Tingkatkan Kapasitas Relawan, FRPB Pamekasan Ikuti Pelatihan Dukungan Psikologis Awal
- Bani Insan Peduli Kucurkan Rp2 M untuk Program Kemandirian Warga Binaan Lapas Pamekasan
- Geser Surabaya, Pamekasan Jadi Terbaik di Jatim dalam Perencanaan Tenaga Kesehatan
- Mahfud MD dalam Haul Kiai Agung Rabah Pamekasan: Semoga Berkontribusi terhadap Kemajuan Indonesia
Budi Cahyono, Ketua Forum Relawan Penanggulangan Bencana (FRPB) Pamekasan menuturkan bahwa laporan dari warga terkait adanya bocah tenggelam masuk sekira pukul 10:30. Begitu menerima laporan, pihaknya langsung menerjunkan tim ke lokasi kejadian.
"Saat kami sampai ke lokasi, satu anak sudah ditemukan tidak bernyawa. Sedangkan satunya kami temukan di bawah jembatan dan sempat dibawa ke rumah sakit, namun tidak bisa diselamatkan," tandasnya.
Menurutnya, kejadian berawal saat L bermain di pinggir Sungai Ghazali, kemudian terpeleset dan tercebur. Melihat adiknya tercebur ke sungai, sang kakak hendak menolong, namun keduanya terseret arus.
"Arusnya terlalu kuat sehingga kakaknya tenggelam. Yang ditemukan duluan adiknya," terangnya. (dim/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




