PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Ribuan pekerja Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) bersama Aliansi Masyarakat Pamekasan Bangkit Bersama (AMPBB) memadati halaman kantor dewan, Kamis (2/7/2026).
Mereka menuntut agar program MBG atau Makan Bergizi Gratis tetap berjalan, dan tidak dijadikan arena kepentingan yang dapat mengganggu pelaksanaannya. Koordinator aksi, Khairul Kalam, menyebut kehadiran ribuan peserta sebagai bentuk kepedulian terhadap keberlangsungan program prioritas Presiden Prabowo.
“Kurang lebih 6.700 pekerja menggantungkan harapan pada program ini. MBG bukan sekadar pemberian makanan bergizi, tetapi juga sumber penghidupan bagi ribuan masyarakat. Karena itu, kami mengajak semua pihak menjaga program ini agar tetap berjalan, demi kepentingan rakyat,” ujarnya.
Aspirasi tersebut mendapat dukungan langsung dari Bupati Pamekasan, Kholilurrahman.
“Kalau masih ada kekurangan atau perlu penataan, mari kita benahi bersama. Pemerintah daerah tetap mendukung penuh Program MBG. Bila mitra SPPG menghadapi kendala, sampaikan kepada kami agar bisa dicarikan solusi terbaik,” katanya.
Sementara itu, Wakil Bupati Pamekasan sekaligus Ketua Satgas MBG, Sukriyanto, meminta pengelola dapur dan mitra pelaksana menjaga kualitas pelayanan. Ia menegaskan tidak ada penghapusan program selama mitra kooperatif dan memenuhi standar.
“Yang kami inginkan adalah masyarakat, khususnya para siswa penerima manfaat, mendapatkan makanan yang sehat, bergizi, dan layak,” ucapnya.
Ketua DPRD Pamekasan, Ali Masykur, juga menyatakan dukungan penuh.
“Kami mendukung penuh Program MBG karena manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat. Seluruh aspirasi hari ini akan kami teruskan kepada DPR RI dan Presiden agar menjadi perhatian bersama,” paparnya. (bel/dim/mar)









