Petugas saat melakukan fogging di kamar hunian warga binaan Lapas Surabaya.
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Lapas Kelas I Surabaya di Porong, Sidoarjo, melakukan fogging (pengasapan) di kamar hunian warga binaan. Hal tersebut dilakukan dalam rangka mengantisipasi kasus demam berdarah (DBD) saat musim penghujan
"Semua lapas/ rutan kami perintahkan untuk melakukan mitigasi terhadap tren penyakit yang muncul saat musim penghujan, seperti DBD, diare, flu hingga Covid-19 harus tetap diwaspadai," kata Plt. Kakanwil Kemenkumham Jatim, Agung Krisna, Rabu (7/12/2022).
BACA JUGA:
- Kejari Sidoarjo Diminta Tuntut Maksimal Terdakwa Kasus Penggelapan
- Sidang Kasus Penggelapan di Sidoarjo, PT Dynasti Indomegah Klaim Belum Terima Pembayaran
- Puluhan Atlet Berkuda Memanah Adu Skill Bersaing di Porkab Sidoarjo 2026
- Program Literasi, Rutan Surabaya Wajibkan Warga Binaan Baca Buku dan Tulis Esai
Ia menyebut, ada beberapa hal yang dilakukan untuk tetap menjaga kesehatan warga binaan. Seperti pembagian vitamin, olahraga/senam bersama hingga melakukan kerja bakti bersih-bersih lingkungan hunian lapas/rutan.
"Fogging termasuk salah satu strategi untuk di lapas yang areanya besar dan selama ini memang cukup sulit mengendalikan jumlah nyamuk, seperti di Lapas I Surabaya di Porong," tuturnya.
Sementara itu, Kalapas Surabaya, Jalu Yuswa Panjang, mengatakan bahwa pihaknya melakukan fogging di seluruh bagian lapas yang terletak di Desa Kebon Agung itu. Mulai dari ruangan kerja, rumah dinas, bengkel kerja, perkebunan dan kamar hunian warga binaan.
"Untuk kamar hunian memang kami prioritaskan, terutama yang dekat dengan spot-spot yang berpotensi jadi sarang nyamuk," ujarnya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




