Esok harinya, tiba-tiba EK ditelepon oleh pelaku diminta pulang dengan alasan menemui teman pelaku seorang tukang kanopi yang sudah dipesan untuk rumahnya.
"Anehnya pas tukangnya datang ke rumah saya, tukang yang awalnya katanya adalah temannya sendiri, tapi kok nggak kenal sama dia (pelaku). Beberapa menit setelah tukang datang, dia pamit ke saya kalau mau ambil uang untuk bayar kanopi dan minta diantar karena dia alasan ndak bawa sepeda motor," paparnya.
Karena merasa percaya bahwa pelaku akan mengambil uang, akhirnya anak perempuan EK yang mengantar pelaku menggunakan sepeda motor.
"Terus kata anak saya setelah diantar, waktu pas di ruko-ruko dekat Bypass Krian, anak saya disuruh turun. Alasanya, anak saya disuruh nunggu dulu. Karena anak saya ndak ngerti, akhirnya nurut. Nah, di situlah ternyata sepeda motor saya Vario S-8487-NR warna hitam tahun 2018 dibawa kabur sama dia," terangnya.










