Gubernur Khofifah menyematkan penghargaan satya lencana kepada pendonor darah sukarela yang telah mendonorkan darahnya sebanyak 75 kali.
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Sebanyak 526 orang pendonor darah sukarela dari 34 kabupaten/kota Unit Donor Darah se-Jatim mendapatkan lencana penghargaan dari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bertempat di Gedung Negara Grahadi, Jumat (30/12/22). Penghargaan itu berupa satya lencana karena mereka telah mendonorkan darahnya sebanyak 75 kali.
Kepada para penerima penghargaan, Gubernur Khofifah memuji keikhlasan hati mereka yang secara rutin melakukan donor darah setiap dua atau tiga bulan demi layanan kemanusiaan membantu yang membutuhkan. Menurutnya, dedikasi kemanusiaan yang diberikan begitu luar biasa lewat peran serta dari Palang Merah Indonesia (PMI).
BACA JUGA:
- Gubernur Khofifah Lantik 65 Kepala Sekolah, Minta Prestasi Pendidikan Jatim Terus Ditingkatkan
- Jawa Timur Pertahankan Prestasi Tertinggi SNBP dan SNBT 2026
- Sambut Kepulangan Kloter Pertama Jemaah Haji dari Jawa Timur, Khofifah Apresiasi Layanan Imigrasi
- WFH ASN Jatim Bergeser ke Jumat Mulai Juni, Gubernur Khofifah: Ikuti Arahan Mendagri
"Dedikasi dan pengabdian kemanusiaan telah ditunjukkan PMI secara luar biasa. Jikalau ada yang bercerita moderasi dan toleransi maka, PMI-lah yang paling moderat dan toleran. Karena usai mendonorkan darahnya mereka tidak pernah tanya donor darahnya untuk masyarakat beragama apa, suku apa, dan sebagainya," ungkapnya.
Gubernur Khofifah juga menyatakan peran PMI juga telah mengimplementasikan seluruh nilai Pancasila. Jika ada yang berbicara tentang Pancasila, maka PMI telah menjadi bukti peran nyata mengimplementasikan Pancasila.
"Semua pendonor darah tidak pernah bertanya darahnya nanti disumbangkan atau digunakan oleh siapa, agama apa, atau suku dan ras dari mana. Para pendonor darah ini adalah mereka yang ikhlas sepenuh hati menyelamatkan banyak nyawa," urainya.

Di hadapan para pendonor yang hadir, Khofifah meyampaikan apresiasinya kepada para pendonor yang lebih dari 75 kali mendonorkan darahnya. Artinya, kalau satu tetes darah menyemalatkan nyawa manusia, jika lebih dari 75 kali berarti sudah menyelamatkan banyak nyawa di negeri ini.
Khofifah bersyukur, Jawa Timur selalu memberikan sumbangsih bagi banyak masyarakat yang membutuhkan melalui kontribusi tertinggi secara nasional.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




