"Belum kita temukan identitas pelaku masih lidik, masih mengumpulkan saksi-saksi lain. Masih mengidentifikasi," ujar Moh Soleh kepada BANGSAONLINE.com, Senin (23/1/2023).
Ia menyebut, kesulitan dalam pengungkapan aksi kejahatan pencurian motor dan handphone tersebut, karena terkendala minimnya kamera CCTV yang berada di lokasi kejadian.
BACA JUGA:Usai Kasus Gion Spa, Ditres PPA & PPO Polda Jatim Gelar Sosialisasi ke Pengusaha Hiburan Malam
"Kami masih mencari bukti-bukti, saksi-saksi. Karena menentukan siapa pelaku, karena CCTV tidak ada. Masih kita cari, penggalangan ke jaringan-jaringan. Nanti kalau terungkap pasti kami kabari," tuturnya.
Sementara, berdasarkan keterangan pengawas konter Premium Cellular, Henok Erwin membenarkan, bahwa kasus pembobolan di tokonya belum ada yang tertangkap.










