Kemudian, M Agus menghampiri kedua bocah tersebut dan menawarkan permen dan sedikit memaksa. Aksi tersebut, dipergoki oleh Ibu Ida (55).
“Saya curiga dengan orang itu karena niat memberi permen ke anak anak tapi kok maksa agar diterima. Kemudian saya tegur dan saya bilang kedua anak ‘jangan diterima’. Saya sudah melarang tapi orang itu tetap tidak mau meninggalkan tempat. Hingga datang penjual Lontong kupang dan membantu saya mengintrogasi orang itu,” cerita Ida
Setelah dilakukan interogasi kepada M Agus oleh Ida dan penjual lontong kupang, namun jawaban M Agus tidak jelas dan terkesan plin-plan.
“Saya tanya KTP gak punya, orang mana dan dari mana, jawabanya tidak meyakinkan, sehingga warga sekitar juga marah lalu memukuli dia (M. Agus). Dia lantas melarikan diri tapi warga berhasil menangkapnya dan diamankan di balai RW,” tambah Ida.










