Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat meresmikan Pasar Perak di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Minggu (5/3). Foto: Humas Pemprov Jatim
JOMBANG, BANGSAONLINE.com - Pasar Perak di Kabupaten Jombang Jawa Timur bakal menggunakan sistem digital untuk transaksi dan pembayaran retribusi. Pasar itu diresmikan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Minggu (5/3). Pasar itu dibangun di atas tanah seluas 5.380 m2 dan luas bangunan 3.335 m2.
Sistem transaksi digital itu disingkat Si Ratri (Sistem Pembayaran Elektronik Terintegrasi). Pembayaran retribusi dilakukan setiap hari dengan pengisian saldo pada kartu ber-barcode.
BACA JUGA:
- Jawa Timur Jadi Produsen Padi Terbesar Nasional 2026
- Gubernur Khofifah Lantik 65 Kepala Sekolah, Minta Prestasi Pendidikan Jatim Terus Ditingkatkan
- Jawa Timur Pertahankan Prestasi Tertinggi SNBP dan SNBT 2026
- Sambut Kepulangan Kloter Pertama Jemaah Haji dari Jawa Timur, Khofifah Apresiasi Layanan Imigrasi
"Tadi ada display transaksi secara digital. Ini akan jadi bagian dari smart economy yang diberlakukan di Pasar Perak. Semua retribusi sudah akan dilakukan secara digital," kata Gubernur Khofifah saat meresmikan pasar tersebut.
Ketua PP Muslimat NU itu berharap pasar dengan smart economy itu akan lebih bisa membangun perekonomian dengan keuangan inklusif. Sehingga, transaksi dapat semakin mudah dan efektif.
"Saya minta kepada Bank Jatim agar melakukan pendampingan dan menyediakan aplikasi tersebut untuk sedapat mungkin menggunakan sistem keuangan inklusi. Jadi tinggal pakai QRIS di toko-toko yang sudah didampingi," tegas perempuan cerdas itu.
Arek Wonocolo Suroboyo itu berharap roda perekonomian di Pasar Perak terus tumbuh dan bisa mendongkrak seluruh transaksi yang ada di Pasar Perak.
Bagaimana ketersediaan pangan menjelang Ramadhan? Ia mengaku telah mengantisipasi. Menurut dia, berdasarkan data dari BPS pada 3 Maret 2023, stok beras Jawa Timur surplus sebesar 1,13 juta ton dari Maret hingga April.
Khofifah juga telah meninjau harga minyak dari pasar ke pasar. Menurut dia, harga minyak sebagian besar pada angka yang stabil, yakni Rp 14.000 per liter.
"Sektor yang lain juga insyaallah dalam kondisi baik. Oleh karena itu, mari kita jaga distribusinya agar masyarakat juga bisa tersupport sehingga kenaikan-kenaikan yang mengganggu keseimbangan harga dapat dihindari," jelasnya.
Khofifah berharap 16 pasar Jombang yang lain bisa seperti ini Pasar Perak. Karena ini sebagai bentuk strategi peningkatan penataan industri primer sekunder.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




