Baliho besar bergambar Ketua DPC PKB Gresik, Much Abdul Qodir, bersama Ketum DPP PKB, Abdul Muhaimin Iskandar, mulai bertebaran di Gresik. Foto: SYUHUD/BANGSAONLINE
GRESIK, BANGSAONLINE.com - Ada pengakuan menarik dari Ketua DPC PKB Gresik, Much Abdul Qodir, songsong Pemilu serentak 14 Februari 2024, dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 27 November 2024. Ia menuturkan, sejumlah sesepuh (tokoh) PKB maupun NU Gresik memberikan banyak pesan kepadanya menjelang pesta demokrasi mendatang.
"Iya. Sejumlah sesepuh telah berpesan kepada saya dalan menghadapi Pemilu dan Pilkada 2024," ujarnya saat berbincang dengan BANGSAONLINE.com bakal running atau tidak pada Pilkada 27 November 2024, Kamis (4/5/2023).
BACA JUGA:
- Ponpes Al-Falah Ploso Ditunjuk Jadi Tuan Rumah Munas Alim Ulama dan Konbes NU 2026
- Perlintasan KA Gresik-Babat Diperbaiki Lima Hari, KAI Daop 8 Imbau Pengendara Kurangi Kecepatan
- Haji 2026 Dianggap Ada Energi Baru, Inilah Profil Gus Irfan, Menteri Haji dan Umrah RI
- BPJS Kesehatan Perpanjang Cicilan Tunggakan JKN hingga 36 Bulan
Menurut dia, sejumlah sesepuh telah memanggilnya. Ada sesepuh PKB dan NU yang memintanya membantu mengawal Pemkab Gresik di bawah kepemimpinan Fandi Akhmad Yani dan Aminatun Habibah agar cepat dalam menuntaskan program Nawa Karsa.
"Sesepuh ada yang pesan agar bantu ngawal pemerintahan Gus Yani dan Ning Min. Sebab, keduanya sama-sama kader PKB. Kader NU," kata Qodir.
Juga, kata ia, ada sesepuh yang pesan kalau bisa ada kader PKB yang bisa running pada Pilkada Gresik 27 November 2024.
"Sehingga, kader PKB bisa kembali mengukir sejarah menjadi Bupati Gresik seperti saat KH Robbach Ma'sum (almarhum)," tuturnya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




