Ia menjelaskan, Pemkot Mojokerto terus menggenjot pembangunan TBM (Taman Bahari Majapahit) pada tahun ini untuk menjadi daya tarik wisata di Kota Onde-Onde. Akan ada fasilitas camping ground seluas 1 hektare yang memberikan fasilitas kepada keluarga dan masyarakat yang biasanya berkemah ke luar daerah ke pegunungan.
Selain itu, ada satu tempat literasi terkait dengan TBM, yaitu taman budaya berupa pembuatan seperti sel telur sepanjang bantaran sungai, dan ada kapal Mojopahit sepanjang kurang lebih 42 meter yang di desain untuk resto. Di sana, pengunjung bisa menikmati kuliner dengan pemandangan Sungai Brantas, dan ada lahan parkir yang luas.
"Saya minta tolong teman-teman media dan juga KIM terus mempromosikan dan mempublikasikan Taman Bahari Majapahit yang terdiri dari wisata susur sungai dengan 15 unit perahu yang akan diberikan di dalam proyek prakteknis dengan bentuk perahu dan desain ornamen Mojopahit," urai Ning Ita.
"Serta disediakan tempat pertunjukan konser dengan tema terbuka di pinggir Kali Ngotot dengan mengundang artis-artis yang ternama. wisata petik jeruk di sepanjang Bantaran kali ngotok sepanjang kurang lebih 1,9 km. TBM akan dibangun kuliner di plataran Empu Nala untuk memberikan ruang bagi UMKM untuk bisa memasarkan produk-produk lokal," imbuhnya.










