Siap Perkuat Koarmada II, KRI Pulau Fani-731 dan KRI Pulau Fanildo-732 Resmi Diserahterimakan

Dalam amanatnya, Kasal menyampaikan bahwa dua kapal buatan Jerman ini, berbahan dasar baja non-magnetik, memiliki degaussing system untuk mengurangi kemagnetan kapal. Dilengkapi penggerak motor mesin elektrik yang mampu meminimalisir kebisingan.

"Kapal ini dilengkapi dengan Autonomous Underwater Vehicle (UAV) yang berguna untuk membantu mendeteksi dan mengidentifikasi kontak di dalam air dan juga terdapat unmanned surface vessel (USV) yang berfungsi sebagai kapal tanpa awak yang membersihkan dan menyapu ranjau dari permukaan laut. Selain itu, terdapat platform Remotely Operated Vehicle (ROV) dan peralatan sonar bawah air untuk mendeteksi ancaman dari perairan dalam," ujarnya.

Sebelumnya, Wakil Menteri Pertahanan, M. Herindra telah menandatangani berita acara penyerahan dua unit kapal pemburu ranjau tersebut kepada TNI AL di Lemwerder Jerman, pada Jumat (26/5/2023). 

Untuk selanjutnya dari Kasal Laksamana TNI Muhammad Ali, menyerahkan kepada Pangkoarmada II Laksamana Muda TNI Yayan Sofiyan, untuk memperkuat Armada TNI AL, di bawah jajaran Satuan Kapal Ranjau (Satran) Koarmada II.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini: