Gus Atho', begitu panggilan akrabnya menduga ada ketidak fairan dalam penanganan perkara yang membelit security Ponpes Al-Ibrohimi.
Gus Atho mengaku, khawatir terjadi kriminalisasi dalam penanganan perkara ini.
BACA JUGA:Sejoli yang Kompak Jadi Maling Motor Dibekuk Polsek Gresik Kota, Supra X Milik Korban Diamankan
"Jangan sampai ada kriminalisasi. Makanya, kami minta perkara diambil alih Polres Gresik. Makanya, kami berkirim surat ke Polres Gresik," katanya.
Agung Prasetya kepada BANGSAONLINE.com mengungkapkan, dugaan penganiayaan berawal pada hari Jumat, (18/8/2023) sekitar pukul 9.00 WIB.










