Apalagi, masih kata Rika, surat yang ditulis oleh klien pemasyarakatan ini ditujukan kepada seorang ibu. Pastiya lomba ini, dapat menyentuh hati para klien pemasyarakatan.
“Yang dimaksud ibu di sini bisa diartikan sebagai ibu kandungnya, atau ibu dari anak-anaknya (istri, red),” terang Rika.
Dalam proses penjurian lomba agar berjalan adil dan transparan, Bapas Surabaya melibatkan Forum Pemberdayaan Perempuan Indonesia (FPPI) dan Komunitas Perempuan Peduli Indonesia (KoPPI).











