Gubernur Khofifah saat meresmikan MPS atau Mitra Produksi Sigaret Dander PT Kareb Alam Sejahtera, Bojonegoro.
BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Gubernur Khofifah meresmikan Mitra Produksi Sigaret (MPS) Dander PT Kareb Alam Sejahtera, Bojonegoro, Selasa (30/1/2024). Peresmian yang ditandai dengan penekanan tombol sirine itu merupakan program kemitraan PT HM Sampoerna Tbk dengan melibatkan pengusaha daerah/koperasi sebagai operator dalam memproduksi merek-merek SKT Sampoerna, dan dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti oleh gubernur.
Secara khusus, Khofifah mengapresiasi Koperasi Karyawan Redrying Bojonegoro (Kareb) yang merupakan induk dari PT Kareb Alam Sejahtera. Menurut dia, Koperasi Kareb patut menjadi contoh bagi koperasi-koperasi lainnya yang berhasil mengembangkan usahanya hingga memiliki anak perusahaan.
BACA JUGA:
- WFH ASN Jatim Bergeser ke Jumat Mulai Juni, Gubernur Khofifah: Ikuti Arahan Mendagri
- Pecel Masuk 10 Besar Salad Terbaik Dunia, Khofifah: Bukti Kuliner Jatim Mendunia
- Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional 2026, Gubernur Khofifah Hadir di Layanan Kegiatan Jawara
- Laksanakan Sholat Idul Adha di Al Akbar, Gubernur Khofifah Serahkan Kurban dari Presiden Prabowo
“Biasanya kan koorporasi memiliki koperasi, tapi ini koperasi memiliki koorporasi. Ini luar biasa, bisa menjadi referensi tidak hanya di regional dan nasional namun bisa menjadi referensi global. Bagaimana koperasi bisa mendirikan koorporasi,” ujarnya kepada awak media.
Gubernur juga mengapresiasi PT HM Sampoerna yang telah menggandeng PT Kareb Alam Sejahtera menjadi Mitra Produksi Sigaret (MPS) Dander. MPS Dander merupakan MPS ke-39 yang telah dibentuk oleh PT HM Sampoerna, di mana 21 di antaranya berada di Jawa Timur.
“Beroperasinya MPS Dander sejak seminggu yang lalu membawa harapan baru memasuki tahun 2024 terutama bagi karyawannya yang mayoritas merupakan perempuan. Ini menjadi bentuk penguatan peran perempuan terhadap pembangunan,” tuturnya.

MPS Dander saat ini memiliki 3.090 karyawan yang didominasi oleh pekerja perempuan sebagai pelinting rokok. Mayoritas dari mereka merupakan tulang punggung perekonomian keluarganya.
Khofifah menambahkan, usaha-usaha padat karya semacam ini merupakan solusi di era industri digital untuk mengurangi angka pengangguran dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Di mana era industri digital yang memanfaatkan sistem digital memang membuat penggunaan tenaga kerja semakin efisien. Namun di sisi lain berakibat berkurangnya serapan tenaga kerja. Terutama tenaga kerja yang masuk dalam kategori unskill labour.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




