Kasatreskrim Polres Kediri Kota AKP Nova Indra Pratama saat memberi keterangan kepada awak media. Foto: MUJI HARJITA/ BANGSAONLINE
KOTA KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Kasus meninggalnya YBP (16), pelajar putri warga Kecamatan Kandat, Kabupaten Kediri, di kamar kos, Selasa (20/2/2024) lalu, masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.
Hal tersebut disampaikan Kasatreskrim Polres Kediri Kota, AKP Nova Indra Pratama.
BACA JUGA:
- Dinkes Kota Kediri dan BNN Ajak Mahasiswa Perkuat Upaya Pencegahan Narkoba
- Wali Kota Kediri Hadiri Haflah Tasyakur Akhirussanah Lembaga Pendidikan Yayasan Ponpes Al Amien
- 38 PNS Kediri Naik Pangkat, Mayoritas Guru Diminta Tingkatkan Kualitas Pendidikan
- Warga Jangan Panic Buying! Inflasi Kota Kediri Capai 3,27 Persen pada Mei, Ini Pemicunya
"Meski ada indikasi korban telah overdosis, karena memang ditemukan obat dan beberapa botol miras (di kamar korban), namun perlu dipastikan apakah korban mengonsumsi atau tidak. Kami masih komunikasikan hal ini dengan Rumah Sakit Bhayangkara," katanya, Kamis (22/2/2024).
Nova belum bisa mengatakan jenis obat apa yang ditemukan di kamar korban.
"Yang jelas ada dua jenis obat. Saat ini kami masih menyelidiki kasus ini dan secepatnya akan kami sampaikan hasilnya kepada kawan-kawan media," ucapnya.
Diberitakan sebelumnya, YBP (16) ditemukan meninggal dunia di sebuah rumah kos di Lingkungan Cowekan, Kelurahan Pesantren, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, Selasa (20/2/2024) sekira pukul 12.00 WIB.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




