Untuk efek samping dari kemoterapi dan radioterapi biasanya akan terasa mual, lelah, hingga kehilangan rambut. Kanker juga menjadi penyebab seseorang menjadi cemas, stres, dan depresi.
Berbeda dengan penanganan medis di atas, dalam buku yang berjudul “Wabi Sabi seni menemukan keindahan dalam ketidaksempurnaan” yang ditulis oleh Beth Kempton, menjelaskan, seorang Profesor dari Chiba University, Jepang, yaitu Profesor Yoshifumi Miyazaki mempunyai cara unik untuk penanganan kanker, yaitu dengan cara “terapi hutan”.
Yoshifumi berpendapat menghabiskan waktu di alam, khususnya di antara pepohonan hutan akan memberikan efek menenangkan.
Pada dasawarsa terakhir, hasil penelitian ilmiah menguatkan gagasan bahwa menghabiskan waktu di alam termasuk pengobatan preventif, yang pada akhirnya melahirkan istilah “terapi hutan”.










