"Saya kira Mas Kaesang bisa diajukan masuk gelanggang politik Pilkada Kota Surabaya. Dengan popularitasnya yang cukup tinggi, tinggal meningkatkan elektabilitasnya dengan program yang lebih baik," kata Umar Sholahudin, dalam keterangannya, Ahad (12/5/2024).
Dosen Sosiologi Politik FISIP UWKS itu mengatakan, semakin banyak bakal paslon yang masuk gelanggang Pilkada Surabaya, akan semakin bagus dan sehat. Menurutnya, ekosistem demokrasi akan semakin sehat, bertarung secara elegan dan sehat untuk meraih simpati suara warga Surabaya.
Umar melanjutkan, secara politik, dengan majunya Kaesang Pangarep menjadi Calon Wali Kota Surabaya dapat mensolidkan Koalisi Indonesia Maju (KIM) di tingkat nasional untuk menjadi koalisi di tingkat lokal Pilkada Surabaya.
"Dengan modal 5 kursi anggota DPRD Kota Surabaya, tentu sosok Kaesang menjadi modal yang diperhitungkan secara politik. Bahkan bisa menjadi magnet politik untuk menjadi poros alternatif Calon Wali Kota Surabaya yang dapat berkompetisi melawan incumbent secara berimbang," urainya.










