Pasalnya, gerakan ini sudah menjadi gerakan sekaligus komitmen bersama Muslimat NU Se Indonesia untuk membersamai pemerintah untuk menurunkan stunting di seluruh penjuru negeri. Bahkan gerakan ini sudah dideklarasikan saat Harlah Muslimat NU ke-78 di Gelora Bung Karno di hadapan Presiden RI Joko Widodo pada Januari 2024 lalu.
āMaka seluruh PW Muslimat NU di Kepulauan Riau, rapatkan barisannya, kuatkan programnya, untuk menyisir di sekitarnya jika ada anak terindikasi stunting untuk segera dibantu,ā ucap Khofifah.
Sebab, setiap daerah kini sudah memiliki pemetaan tentang data anak atau keluarga yang memiliki anak terindikasi stunting. Data tersebut bisa dimanfaatkan untuk Muslimat NU bisa mengambil peran mengintervensi dengan langkah sederhana namun sangat bermanfaat.
Langkah yang dimaksud Khofifah adalah gerakan sedekah satu butir telur sehari pada satu anak terindikasi stunting. Hal ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan protein pada anak terindikasi stunting. Jika pemberian sebutir telur itu dilakukan secara rutin setiap hari, maka diyakini Khofifah dalam waktu enam bulan, hasilnya akan mulai terlihat.










