Sikap ini tentu membuat temannya merasa kesal dan marah. Konflik antara korban dan pelaku ini semakin memanas, hingga pada akhirnya terjadilah insiden tragis penganiayaan yang merenggut nyawa.
Menurut saksi mata, sehari sebelum kejadian memilukan itu terjadi, pelaku secara terbuka mengancam RKW akan melakukan sesuatu yang bersifat kekerasan jika korban tetap bersikukuh untuk tidak membantu menyelesaikan tugas PR pelaku. RKW digambarkan oleh teman-temannya sebagai seorang anak yang baik dan rajin belajar.
Menurut Samiari, kakek dari almarhum, sebelum menghembuskan nafas terakhirnya, korban kerap mengeluh sakit kepala setelah pulang dari kerja kelompok di rumah teman sekolah.
"Dia merasa pusing dan sakit di bagian kepala," ujarnya dengan nada sedih.










