Selain itu, Bupati Ipuk juga menyebut, tindakan untuk menjaga lingkungan yaitu dengan melakukan pengelolaan sampah berbasis sirkular.
"Kami terus menggalakkan berdirinya tempat pengolahan sampah terpadu (3R) seiring dengan tumbuhnya perilaku masyarakat untuk memilah sampah. Bahkan ada 3 TPST di Banyuwangi yang akan mengolah sampah menjadi bahan RDF untuk bahan bakar industri semen," ucapnya.
Kabupaten Banyuwangi ditunjuk Pemerintah Provinsi Jatim menjadi tuan rumah peringatan Hari Lingkungan Hidup 2024 se-Jawa Timur.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Pemprov Jatim, Jempin Marbun mengatakan, peringatan ini, diperingati secara serentak di seluruh daerah.










